[error in script]
Download (161kB) | Preview
Abstract
Sejak kemerdekaan 1945, Indonesia telah mengalami sebelas kali perubahan kurikulum. Perubahan kurikulum, antara lain, bertujuan untuk menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan perkembangan masyarakat, ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, setiap kali perubahan kurikulum dilakukan, selalu saja disambut pro dan kontra. Kurikulum 2013 menuai banyak kritik dan protes. Kritik dan protes datang dari berbagai kalangan menyangkut isi dan kemasan kurikulum, kesiapan guru dan lain-lain. Tulisan ini mencoba memberikan salah satu solusi terhadap masalah-masalah implementasi kurikulum 2013. Kepemimpinan instruksional kepala sekolah direkomendasikan menjadi salah satu solusi bagi efektivitas implementasi kurikulum 2013. Kepemimpinan instruksional merupakan kepemimpinan kepala sekolah yang memprioritaskan belajar-mengajar dalam kepemimpinanya. Kepala sekolah yang berpihak kepada akademik, kepemimpinan instruksional diyakini akan mampu menyelesaikan masalah-masalah implementasi kurikulum 2013. Pengutamaan keterlibatan kepala sekolah dalam orientasi dan pelatihan-pelatihan implementasi kurikulum 2013 direkomendasikan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Bahasa Inggris |
| Depositing User: | Syarwan Ahmad |
| Date Deposited: | 08 Jul 2020 03:46 |
| Last Modified: | 08 Jul 2020 03:49 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/12575 |
