[error in script]
Download (4MB) | Preview
Abstract
Pengetahuan tentang pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan Konflik Aceh dikalangan kaum muda relatif rendah. Peneliti memilih mahasiswa Ilmu Politik FISIP UIN Ar Raniry untuk diukur tingkat pengetahuan terkait pelanggaran HAM dimasa lalu karena melihat beberapa hal yang perlu untuk diketahui Pertama, mahasiswa merupakan aktor penting dalam perubahan sosial dan politik. Serta mereka juga harus memahami dan menelaah pengetahuan terkait pelanggaran HAM atau sejarah konflik di masa lalu. Kedua, jika mahasiswa tahu akan sejarah konflik di masa lalu, mereka bisa menggali apa saja kesalahan terkait penanggulangan masalah-masalah yang menyangkut Hak Asasi Manusia (HAM). Ketiga, karena Ilmu Politik itu sangat berkaitan erat dengan HAM tentunya mahasiswa Ilmu Politik punya pengaruh yang besar dalam ranah tersebut. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui bagaimana Pengetahuan Mahasiswa Politik FISIP UIN Ar Raniry tentang Pelanggaran HAM Masa Konflik Tahun 1976-2005. Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Politik FISIP UIN Ar-Raniry tentang Pelanggaran HAM Masa Konflik Tahun 1976-2005. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Politik FISIP UIN Ar Raniry tentang Pelanggaran HAM Masa Konflik Tahun 1976-2005 dengan taraf signifikansi (F-Sig) yaitu hasil sebesar 40,316. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Angkatan 2016 mendapatkan nilai paling rendah sebesar 36,04 kemudian Angkatan 2018 dengan nilai 44,92 dan nilai paling tinggi pada angkatan 2017 dengan nilai 52,44. Hasil penelitian juga dinyatakan bahwa mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, yang memiliki pengetahuan paling rendah menunjukkan pada mahasiswa angkatan 2016 32% dan paling tinggi pada mahasiswa angkatan 2017 100% dan mahasiswa angkatan 2018 68% berada pada posisi tengah-tengah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ternyata adanya perbedaan antara pengetahuan Hak Asasi Manusia, Pelanggaran HAM dan Pelanggaran HAM tahun 1976-2005 pada mahasiswa Ilmu Politik Angkatan 2016, 2017 dan Angkatan 2018 dengan hasil keseluruhan F-Sig pada alpha 5% terlihat ada perbedaan yang signifikan dengan nilai 40,316.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing I: Eka Januar, S.IP., M.Soc. Sc Pembimbing II: Siti Nur Zalikha, M.Si |
| Keywords (Kata Kunci): | Hak Asasi Manusia, Pengetahuan, Mahasiswa Ilmu Politik |
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 320 Political and Government Science (Ilmu Politik dan Pemerintahan) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Politik |
| Depositing User: | Nunul Mulia sari |
| Date Deposited: | 09 Sep 2020 09:21 |
| Last Modified: | 09 Sep 2020 09:21 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/13887 |
