Bimbingan dan Test Pra Nikah Serta Implikasinya terhadap Pelaksanaan Akad Nikah (Studi Kasus di KUA Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan) Bimbingan dan Test Pra Nikah Serta Implikasinya terhadap Pelaksanaan Akad Nikah (Studi Kasus di KUA Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan)

NURLAILA, 111209296 (2017) Bimbingan dan Test Pra Nikah Serta Implikasinya terhadap Pelaksanaan Akad Nikah (Studi Kasus di KUA Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan) Bimbingan dan Test Pra Nikah Serta Implikasinya terhadap Pelaksanaan Akad Nikah (Studi Kasus di KUA Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan). Skripsi thesis, UIN Ar- RANIRY BANDA ACEH.

[img] Text (Bimbingan dan Test Pra Nikah)
ABSTRAK.docx - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (137kB)

Abstract

ABSTRAK Nama/Nim : NURLAILA/111209296 Fakultas/Prodi : Syari’ah Dan Hukum/Hukum Keluarga Judul Skripsi : Bimbingan Dan Test Pra Nikah Serta Implikasinya Terhadap Pelaksanaan Akad Nikah (Studi Kasus Di Kua Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan) Tanggal Munaqasyah : 1 Agustus 2017 Tebal Skripsi : 70 Halaman Pembimbing I : Prof. Dr. Al Yasa’ Abubakar MA Pembimbing II : H. Edi Darmawijaya, S. Ag.,M.Ag Kata Kunci : Test Pra Nikah, Implikasi, Akad Nikah Pernikahan merupakan suatu syari’at yang dibawa Rasul, bahkan Rasul sendiri mempraktekkannya. Sebagai sebuah syari’at. Tentu pelaksanaannya harus memenuhi syarat-syarat, seperti calon pengantin (pria dan wanita), wali, dua orang saksi, ijab dan qabul, serta mahar. Namun, di dalam Islam juga diharuskan bagi pasangan laki-laki agar ia mampu, baik materi maupun non materi. Dalam kaitannya dengan realita masyarakat, khusunya yang terjadi di KUA Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan, menjadi suatu keharusan dimana antara masing-masing pasangan dilakukan bimbingan dan test pra nikah. Oleh karena itu, yang menjadi pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana bimbingan dan praktek test pra nikah di KUA Kluet Utara dan implikasinya terhadap pelaksanaan akad nikah, dan bagaimana bimbingan dan test pra nikah di KUA Kluet Utara yang dijadikan salah satu syarat nikah ditinjau menurut hukum Islam. Untuk menjawab masalah ini, penelitian menggunakan metode analisis teori hukum Islam. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan dan praktek test pra nikah di KUA Kluet Utara dilakukan melalui dua tahap, yaitu dilakukan ditingkat Gampong oleh Imam Mesjid. Kemudian setelah dilakukan bimbingan dan test, maka pihak KUA Kluet Utara juga melakukan test pra nikah dengan materi yang sama seperti yang ada di tingkat Gampong. Materi kursus yang dibimbing adalah sebanyak 9 (sembilan poin), meliputi membaca Alquran, tauhid, pokok-pokok ibadah, thaharah, shalat, munakahat, akhlaq, hak dan kewajiban suami isteri, serta doa sehari-hari. Adapaun implikasi dari test pra nikah ini yaitu pelaksanaan akad nikah dapat saja dilanjutkan dan juga ditunda. Hal ini berlaku jika hasil test pra nikah sampai tidaknya pada nilai 50%. Sedangkan implikasi lainnya adalah membekali kedua pasangan dengan pengetahuan agama, sehingga keduanya mengetahui hak dan kewajibannya dalam rumah tangga. Menurut hukum Islam, bimbingan dan test pra nikah bukan syarat nikah. Penundaan akad nikah yang dilakukan di KUA Kecamatan Kluet Utara atas dasar tidak lulus test pra nikah tidak sesuai dengan hukum Islam. Oleh karena itu, penulis menyarankan bahwa bimbingan dan test pra nikah tetap harus dilaksanakan, namun dalam pelaksanaannya tidak harus menunda pernikahan antara masing-masing pasangan calon pengantin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Prof. Dr. Al Yasa' Abubakar MA 2. Edi Darmawijaya, S.Ag., M.Ag
Uncontrolled Keywords: Test Pra Nikah, Implikasi, Akad Nikah
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 390 Customs, Etiquette, Folklore (Adat Istiadat, Etiket, Folklor)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Nur laila
Date Deposited: 20 Nov 2017 02:29
Last Modified: 20 Nov 2017 02:29
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/1636

Actions (login required)

View Item View Item