Teori Humanistik Abraham Maslow dalam Perspektif Islam

Zikrun, 421307188 (2018) Teori Humanistik Abraham Maslow dalam Perspektif Islam. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Mengenai tentang Humanistik)
ZIKRUN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
From B dan From D.pdf

Download (615kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini mengkaji tentang teori humanistik Abraham Maslow dalam perspektif Islam. Humanistik adalah aliran yang mengutamakan manusia sebagai makhluk keseluruhan. Teori Humanistik sangat memperhatikan tentang dimensi manusia dalam berhubungan dengan lingkungannya secara manusiawi dengan menitik beratkan pada kebebasan individu untuk mengungkapkan pendapat dan menentukan pilihannya, nilai-nilai, tanggung jawab, tujuan dan pemaknaan. Maslow menganggap bahwa seseorang akan merasakan kebahagiaan yang mendalam apabila mencapai tingkatan aktualisasi diri. Maslow melahirkan satu teori dalam humanistiknya yaitu teori motivasi yang disebut hierarchy of need yaitu teori kebutuhan manusia yang disusun secara bertingkat. Tingkat paling dasar adalah kebutuhan fisiologis dan tingkat teratas atau pucak adalah kebutuhan aktualisasi diri. Maslow mengatakan bahwa untuk bisa melangkah ke tingkat kebutuhan selanjutnya maka harus terpenuhi dahulu kebutuhan dasar atau yang sedang dijalani. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana ayat Al-Qur’an, hadits dan pendapat ulama memandang teori humanistik Abraham Maslow dalam melihat manusia. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data yang ada di pustaka, membaca, mencatat serta mengolah bahan yang berkenaan dengan penelitian ini. Dalam membahas skripsi ini penulis menggunakan metode content analysis atau analisis isi, yaitu analisis tentang isi pesan suatu komunikasi. Teknik content analysis (analisis isi) adalah teknik penelitian untuk membuat inferensi-inferensi (proses penarikan kesimpulan berdasarkan pertimbangan yang dibuat sebelumnya atau pertimbangan umum simpulan) yang dapat ditiru (replicable) dan shahih data dengan memperhatikan konteksnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam Islam manusia mencakup tiga aspek yaitu aspek jismiah, nafsiah dan ruhaniah. Teori humanistik Abraham Maslow memandang manusia hanya mencakup dua aspek dari tiga aspek tersebut yaitu aspek jismiah dan aspek nafsiah. Teori humanistik Abraham Maslow tidak tepat dalam memandang manusia berdasarkan ayat Al-Qur’an, hadits dan juga pendapat ulama. Teori hierarchy of need (hirarki kebutuhan) Abraham Maslow juga tidak tepat menurut ayat Al-Qur’an, hadits dan pendapat ulama. Maslow berpendapat bahwa manusia baru akan bisa mencapai tingkat atau jenjang selanjutnya setelah kebutuhan dasar terpuaskan. Sedangkan Islam memandang manusia dapat mencapai kebutuhan tertinggi tanpa terpenuhinya kebutuhan dasar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Drs. Mahdi NK, M. Kes; 2. Juli Andriyani, M. Si
Uncontrolled Keywords: Humanistik, Islam, Perbandingan
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.1 Filsafat > 2X7.15 Phikologi Agama Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Zikrun Darwin
Date Deposited: 14 Mar 2018 05:00
Last Modified: 14 Mar 2018 05:00
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/2914

Actions (login required)

View Item View Item