Model Konseling Islami dalam Proses Penanganan Kasus Napza di Rumah Sakit Jiwa Aceh

Amalia, 421307257 (2018) Model Konseling Islami dalam Proses Penanganan Kasus Napza di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Model Konseling Islami dalam Proses Penanganan Kasus Napza)
Amalia.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Form B dan Form D.pdf

Download (764kB) | Preview

Abstract

Narkoba atau yang kini dikenal juga dengan sebutan NAPZA merupakan bahan/ zat yang bila masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi tubuh terutama susunan syaraf pusat/ otak sehingga bilamana disalahgunakan akan menyebabkan gangguan fisik, psikis/ jiwa dan fungsi sosial. Salah satu upaya yang dilakukan oleh individu atau orang tua yang memiliki anak pecandu adalah memasukkannya ke panti rehabilitasi narkoba dengan harapan pecandu tersebut dapat terlepas dari jeratan atau ketergantungannya pada NAPZA. Namun sangat disayangkan upaya yang selama ini dilakukan belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pasien penyalahgunaan NAPZA pasca perawatan yang belum memperoleh kesembuhan total pasca perawatan di instalasi rehabilitasi, sehingga mereka terjerumus kembali dalam menyalahgunakan NAPZA. Rumusan masalah penelitian ini dirumuskan dalam bentuk beberapa pertanyaan, yaitu: (1) Bagaimanakah layanan Rehabilitasi terhadap pasien NAPZA di Rumah Sakit Jiwa Aceh; (2) Bagaimana Model Konseling Islami yang diberikan kepada pasien NAPZA di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana layanan rehabilitasi terhadap pasien NAPZA di Rumah Sakit Jiwa Aceh, dan untuk mengetahui bagaimana model konseling Islami yang dilakukan terhadap pasien NAPZA di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode deskriptif analisis dan pendekatan kualitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang ditentukan adalah setiap responden harus mengetahui atau terlibat langsung dalam masalah yang diteliti seperti kepala pusat rehabilitasi NAPZA, karyawan atau petugas rehabilitasi, dokter dan konselor. Pengumpulan data menggunakan observasi, teknik wawancara,anggket dan studi dokumentasi. Setelah mendapatkan data yang diperoleh dari lapangan, maka hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) layanan rehabilitasi terhadap pasien NAPZA itu terdiri dari (a) detoksifikasi, (b) program dasar (primary), (c) program lanjutan (Re Entry). (2) model konseling Islami yang diberikan kepada pasien NAPZA terdiri dari : (a) mengingatkan pasien kepada hakikat dan fitrah manusia, (b) memberi penjelasan tentang NAPZA dalam pandangan Islam, (c) mengingatkan untuk salat lima waktu, dan memberi penjelasan kepada pasien bagaimana cara agar pasien bisa pulih dari ketergantungan NAPZA sesuai dengan pandangan Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Mira Fauziah S.Ag 2.Jarnawi M.pd
Uncontrolled Keywords: Model Konseling Islami, Penanganan Kasus Napza
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.2 Dakwah > 2X7.2019 Psikologi Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Amalia Abdullah
Date Deposited: 26 Apr 2018 03:37
Last Modified: 26 Apr 2018 03:37
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/3088

Actions (login required)

View Item View Item