[error in script]
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengungkap dinamika resiliensi dan kebahagiaan sebuah pernikahan (marital happiness) dari perspektif Indigenous di wilayah syariat Islam. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kulaitatif-kuantitatif dengan Analisa data teknik kategorisasi dan korelasi. Responden dalam penelitian ini adalah suami/istri yang merupakan masyarakat pribumi di Aceh dengan total 123 responden. Hasil analisis tahap pertama menunjukkan hasil hubungan yang signifikan antara resiliensi dan kebahagiaan pernikahan (p<0,005). Hasil Analisa kategorisasi data kualitatif tentang makna kabahagiaan pernikahan dari perspektif Indigenous secara dominan diantaranya “menciptakan makna bersama” (38%), “saling support” (15%), ”saling mencintai” (14%), SAMAWA (12%), selebihnya ”memelihara rasa suka dan kagum”, dan lainnya. Kategorisasi data makna resiliensi dari perspektif Indigenous secara dominan diantaranya “support dari luar” (65%), diikuti dengan ”kepribadian tangguh” (17%), ”menyesuaikan diri dengan represif” (9%), selebihnya ”peningkatan diri”, ”kebersyukuran” dan lain-lain. Penelitian ini berkontribusi terhadap pembaharuan teori Marital Happiness dan resiliensi dalam aspek-aspek khusus sesuai dengan perspektif Psikologi Indigenous.
| Item Type: | Book Section |
|---|---|
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > S1 Psikologi |
| Depositing User: | Puslitpen Ar-Raniry |
| Date Deposited: | 07 Nov 2023 08:17 |
| Last Modified: | 07 Nov 2023 08:17 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/32493 |
