Dinamika Kekuasaan Lokal Dalam Pengembangan Pariwisata Desa Studi Kasus Desa: Lubuk Sukon Aceh Besar

Nadiatul Rahmah, 190801070 (2025) Dinamika Kekuasaan Lokal Dalam Pengembangan Pariwisata Desa Studi Kasus Desa: Lubuk Sukon Aceh Besar. Skripsi thesis, UIN Ar-raniry.

[thumbnail of Desa Wisata, Kekuasaan Lokal, Pengelolaan Pariwisata] Text (Desa Wisata, Kekuasaan Lokal, Pengelolaan Pariwisata)
Nadiatul Rahmah, 190801070, FISIP, IP, 082237633840.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)
[thumbnail of Desa Wisata, Kekuasaan Lokal, Pengelolaan Pariwisata] Text (Desa Wisata, Kekuasaan Lokal, Pengelolaan Pariwisata)
Nadiatul Rahmah, 190801070, FISIP, IP.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini melatar belakangi pengembangan desa wisata merupakan salah satu upaya enting dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat pedesaan, serta melestarikan budaya dan lingkungan. Penelitian ini bertjuan untuk memahami lebih dalam dinamika kekuasaan lokal dalam pengembangan desa wisata, khususnya di desa Lubuk Sukon. Pengelolaan desa wisata yang efektif membutuhkan koordinasi yang erat antara berbagai aktor termasuk masyarakat, pemerintah, pemangku kepentingan lainnya. Studi ini akan mengidentifikasi peran masing-masing aktor, menganalisis tantangan yang dihadapi, serta mengeksplorasi peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Metode penelitian yang dilakukan adalah wawanaca, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pokdarwis (kelompok sadat wisata) menjadi kunci dalam keberhasilan pengembangan pariwisata desa. Keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan pariwisata dan identifikasi potensi lokal memungkinkan terciptanya inovasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan. Meskipun demikian, pengelolaan desa wisata di Lubuk Sukon menghadapi tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, anggaran yang terbatas, dan ketimpangan kekuasaan antara aktor lokal. Namun, konflik yang timbul dapat diatasi dengan pendekatan manajemen konflik yang inklusif berbasis musyawarah. Peluang pengembangan desa wisata terletak pada kekayaan alam dan budaya yang terjaga, serta dukungan masyarakat terhadap pariwisataa berbasis budaya penelitian ini menyarankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan sektor swasta untuk meningkatkan nfrastruktur dan kualitas layanan wisata guna menciptakan desa wisata yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 900 Geography and History > 910 Geography and Travel (Geografi dan Perjalanan, Pariwisata)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Politik
Depositing User: Nadiatul Rahmah
Date Deposited: 02 Jun 2026 05:25
Last Modified: 02 Jun 2026 05:25
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/45263

Actions (login required)

View Item
View Item