Penanaman Perilaku Islami Sebagai Upaya Membentengi Dampak Negatif Budaya Asing Terhadap Remaja (Gampong Miruek Lamreudeup Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar)

[error in script]

[thumbnail of Membahas tentang penanaman budaya islam] [error in script]
Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of Membahas tentang Penanaman Budaya] [error in script]
Download (701kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya penanaman perilaku Islami sebagai benteng terhadap dampak negatif budaya asing terhadap remaja di gampong Miruek Lamreudeup. Dalam era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi, remaja semakin mudah terpengaruh oleh budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Hal ini terlihat dari perubahan gaya hidup, cara berpakaian, hingga pola pikir yang meniru budaya Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi remaja, orang tua, dan tokoh agama di gampong tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya asing memberikan dampak negatif terhadap gaya hidup remaja, terutama dalam aspek moral dan spiritual. Orang tua dan tokoh agama berperan penting dalam memberikan pendidikan agama, pengawasan, serta keteladanan dalam perilaku Islami. Kendala utama yang dihadapi adalah pengaruh teknologi, lingkungan pergaulan, serta kurangnya kesadaran remaja akan pentingnya nilai-nilai keislaman. Penelitian ini merekomendasikan sinergi antara keluarga, tokoh agama, dan pemerintah gampong dalam membentengi remaja dari dampak negatif budaya asing melalui kegiatan keagamaan dan pendidikan karakter berbasis Islam

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: M. Fajar M. Fajar
Date Deposited: 06 Aug 2025 03:55
Last Modified: 17 Nov 2025 08:36
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/46946

Actions (login required)

View Item
View Item