[error in script]
Download (7MB) | Request a copy
Download (5MB)
Abstract
Media sosial merupakan saluran atau sarana pergaulan sosial di dunia maya (internet) yang menjadi salah satu penunjang dari perilaku narsistik. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku narsistik adalah subjective well being. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara subjective well-being dengan kecenderungan narsistik pada siswa pengguna media sosial TikTok di SMA Negeri 1 Padang Tiji Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode korelasi. Alat ukur dalam penelitian ini disusun oleh peneliti yaitu skala subjective wellbeing dari Diener (2000) dan skala kecenderungan narsistik dari Raskin & Terry(1988). Jumlah populasi sebanyak 240 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 142 siswa. Metode pengambilan sampel yang dipilih adalah teknik stratified proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi Spearman Rho (ρ) sebesar -0,815 dengan p = 0,000 (p<0,05). Artinya, terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara subjective well being dengan kecenderungan narsistik. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecenderungan narsistik seseorang, maka semakin rendah subjective well-being. Sebaliknya, semakin rendah tingkat kecenderungan narsistik seseorang, maka semakin tinggi subjective well-being pada siswa SMA Negeri 1 Padang Tiji Kabupaten Pidie.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > S1 Psikologi |
| Depositing User: | Sarah Nadila |
| Date Deposited: | 21 Aug 2025 04:38 |
| Last Modified: | 21 Aug 2025 04:38 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/48001 |
