Hubungan Pola Asuh Otoriter Terhadap Kecenderungan Impostor Syndrome Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi USK Angkatan 2022

[error in script]

[thumbnail of membahas tentang psikologi] [error in script]
Download (705kB)
[thumbnail of membahas tentang psikologi] [error in script]
Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Meningkatnya kasus impostor syndrome di kalangan mahasiswa, khususnya pada jenjang pendidikan tinggi dengan tekanan akademik yang tinggi, dapat berdampak pada kesehatan mental, menurunkan kepercayaan diri, serta meningkatkan kecemasan. Meski memiliki pencapaian baik, banyak mahasiswa tetap merasa tidak layak dan takut dianggap sebagai penipu intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dengan kecenderungan impostor syndrome pada mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Syiah Kuala (USK) Angkatan 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 123 orang yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan dua skala psikologis, yaitu skala pola asuh otoriter dan skala impostor syndrome. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,673 dengan nilai p = 0,000. Hal ini berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara pola asuh otoriter dengan impostor syndrome pada mahasiswa Akuntansi USK Angkatan 2022. Artinya, semakin tinggi pola asuh otoriter yang diterima, maka semakin tinggi pula kecenderungan impostor syndrome yang dialami mahasiswa

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa)
Divisions: Fakultas Psikologi > S1 Psikologi
Depositing User: Farah Alifya
Date Deposited: 22 Aug 2025 02:14
Last Modified: 22 Aug 2025 02:14
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/48138

Actions (login required)

View Item
View Item