Haykal Satria, 210501027 (2025) Potensi Makam Raja-Raja Darul Kamal Sebagai Objek Wisata Sejarah Di Biluy Kabupaten Aceh Besar. Other thesis, UIN Ar-Raniry Fakultas Adab dan Humaniora.
FULL SKRIPSI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (6MB) | Request a copy
COVER - BAB 1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini berjudul “Potensi Makam Raja-Raja Darul Kamal Sebagai Objek Wisata Sejarah di Biluy Kabupaten Aceh Besar” Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya tingkat pengenalan masyarakat terhadap situs bersejarah Makam Raja-Raja Darul Kamal yang memiliki nilai historis, kultural, dan spiritual tinggi di Gampong Biluy, Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar. Situs ini merupakan peninggalan penting dari Kerajaan Darul Kamal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan kondisi fisik makam serta mengidenifikasi potensi situs ini sebagai objek wisata sejarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data yang dihasilkan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penjajagan, observasi, wawancara, dan dokumenasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali potensi dan nilai sejarah dari makam raja raja darul kamal serta merumuskan strategi pengembangan sebagai destinasi wisata sejarah yang edukatif dan religius. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Kerajaan Darul Kamal didirikan Sultan Malik Firman Syah setelah runtuhnya Lamuri pada akhir abad ke-15, dengan pusat kekuasaan di wilayah strategis Darul Kamal. Kerajaan ini sempat bersaing dengan Meukuta Alam hingga akhirnya bersatu melalui pernikahan politik yang melahirkan Ali Mughayat Syah, pendiri Kesultanan Aceh Darussalam. Meski singkat, Darul Kamal berperan penting sebagai penghubung antara kejayaan Lamuri dan lahirnya Aceh Darussalam. Makam Raja-Raja Darul Kamal menyimpan nilai penting dari segi sejarah, seni, hingga spiritual, dengan ciri khas batu nisan berukiran gaya Aceh kuno. Lokasinya berada di atas bukit yang indah dan nyaman, sehingga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah. Namun, kondisi pengelolaannya masih minim perhatian. Upaya pengembangan dapat dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, terutama lewat perbaikan infrastruktur, promosi berbasis digital, serta keterhubungan dengan objek wisata lain di Aceh Besar. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa Makam Raja-Raja Darul Kamal memiliki nilai strategis sebagai tujuan wisata sejarah yang tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | 900 Geography and History > 910 Geography and Travel (Geografi dan Perjalanan, Pariwisata) |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam |
| Depositing User: | Haykal Satria |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 02:19 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 02:19 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/50319 |
