[error in script]
Download (1MB)
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini menganalisis perilaku memilih masyarakat Kecamatan Pante Bidari, yang menjadi pola yang tidak biasa pada Pemilu 2024. Meskipun memiliki fondasi sosial-budaya sangat religius, perolehan suara Partai Adil Sejahtera (PAS) justru paling minim. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengkaji mengapa identitas keagamaan tidak secara otomatis berbanding lurus dengan dukungan politik. Pembahasan menunjukkan bahwa preferensi pemilih tidak lagi bersifat monolitik, melainkan hasil dari interaksi kompleks tiga faktor: sosiologis (ikatan emosional), psikologis (persepsi terhadap ulama yang terlibat politik), dan rasional (evaluasi pragmatis terhadap program kerja). Kesimpulannya, perilaku memilih di Pante Bidari telah berevolusi menjadi multidimensional, di mana faktor-faktor rasional dan psikologis kini berperan signifikan dalam pengambilan keputusan politik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 320 Political and Government Science (Ilmu Politik dan Pemerintahan) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Politik |
| Depositing User: | Fakhrur razi |
| Date Deposited: | 04 Sep 2025 07:19 |
| Last Modified: | 04 Sep 2025 07:19 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/51564 |
