Asdah Armisa Tamba, 220104009 (2025) Upaya Pencegahan Pengedaran dan Penyelundupan Narkoba di Lapas Kelas IIA Rantauprapat oleh Ditjen Pemasyarakatan Wilayah Sumatera Utara. MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum, 06 (01). pp. 1-13. ISSN 2798-9801 (Submitted)
ASDAH ARMISA TAMBA.pdf - Published Version
Download (9MB)
Abstract
Di Indonesia permasalahan peredaran dan penyelundupan narkoba di lembaga pemasyarakatan (lapas), khususnya Lapas Kelas IIA Rantauprapat masih menjadi tantangan serius. Tingginya jumlah kasus narkoba dan berulangnya modus penyelundupan menunjukkan lemahnya sistem pengawasan, kondisi lapas yang melebihi kapasitas, keterbatasan sumber daya manusia, serta kemungkinan keterlibatan oknum petugas. Hal ini bertentangan dengan tujuan utama pemasyarakatan, yaitu pembinaan dan rehabilitasi narapidana. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pencegahan peredaran dan penyelundupan narkoba di Lapas Kelas IIA Rantauprapat serta menganalisis kontribusi prinsip hukum Islam dalam memperkuat kebijakan pencegahan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan empiris, melalui wawancara mendalam dengan petugas lapas serta analisis data dari dokumen resmi, artikel ilmiah, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem keamanan berlapis dan teknologi seperti X-ray telah diterapkan, hambatan utama masih terjadi, antara lain tingginya ketergantungan narapidana pada narkoba, overkapasitas yang mencapai 400% dari kapasitas normal, lemahnya pengawasan internal, serta kurangnya pembinaan spiritual. Strategi yang disarankan meliputi penguatan teknologi keamanan, peningkatan integritas dan kapasitas petugas, implementasi program rehabilitasi berbasis nilai agama yang sejalan dengan maqasid syariah, serta kolaborasi antar lembaga seperti Ditjen Pemasyarakatan, BNN, dan kepolisian. Sinergi antara hukum positif dan hukum Islam diyakini dapat memberikan landasan yang kuat, baik dari segi yuridis maupun moral, untuk mewujudkan lapas sebagai pusat rehabilitasi yang efektif. Pendekatan ini diharapkan mampu memutus mata rantai peredaran narkoba dan membina narapidana menjadi individu yang produktif dan berakhlak mulia.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Asdah Armisa Tamba |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 09:09 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 09:00 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53218 |
