[error in script]
Download (3MB)
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Tanah merupakan sumber daya alam yang penting untuk kelangsungan hidup umat manusia. Hubungan manusia dengan tanah bukan hanya sekedar tempat hidup, tetapi tanah juga merupakan tempat manusia berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemikiran syech Abdurrauf as-Singkili terhadap konsep Ihya’ al-mawat dalam karyanya Mir’at al-Thullab, untuk mengetahui relevansi pemikiran Syech Abdurrauf al-Singkili terhadap konsep Ihya’ al-mawat dengan masa sekarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode studi kepustakaan (library research). Dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam Islam Ihya’ al-mawat adalah penggarapan lahan kosong yang belum dikelola dan belum dimiliki seseorang untuk dijadikan lahan produktif, baik sebagai lahan pertanian maupun mendirikan bangunan. Maka diharapkan dengan adanya penggarapan lahan kosong ini dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Beberapa relevansi pemikiran syech Abdul Rauf as-Singkili terhadap konsep Ihya’ al-mawat dengan masa sekarang yaitu aspek lingkungan, aspek ekonomi, aspek sosial, aspek spiritual, dan aspek pendidikan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Ihya’ al-mawat, Pemikiran Syech Abdurrauf as-Singkili, Land Reform |
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > S1 Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Putro Tuanda Rizkiya |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 03:53 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 08:22 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53477 |
