Studi Etnobotani Tanaman Obat di Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie

Ninda Kausari, 190703015 (2025) Studi Etnobotani Tanaman Obat di Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie. Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Studi Etnobotani Tanaman Obat Di Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie] Text (Studi Etnobotani Tanaman Obat Di Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie)
Ninda Kausari, 190703015 (2025).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (5MB) | Request a copy
[thumbnail of Studi Etnobotani Tanaman Obat Di Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie] Text (Studi Etnobotani Tanaman Obat Di Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie)
Ninda Kausari, 190703015 (2025) cover bab 1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Penggunaan tanaman obat telah menjadi bagian penting dari budaya masyarakat, terutama di daerah pedesaan yang aksesnya terhadap layanan kesehatan modern masih terbatas. Tanaman obat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk mengobati berbagai penyakit ringan hingga kronis karena dianggap lebih alami dan memiliki efek samping yang lebih rendah dibanding obat kimia. Pengetahuan tradisional mengenai tanaman obat yang diwariskan dari generasi ke generasi merupakan kekayaan budaya yang berharga dan perlu didokumentasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan jenis tanaman obat, cara pemanfaatannya, dan persepsi masyarakat terhadap penggunaannya dibanding obat modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan purposive sampling, mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan pengambilan sampel tanaman obat di Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Kembang Tanjong memanfaatkan 53 spesies tumbuhan obat dari 31 famili untuk pengobatan tradisional, dengan daun sebagai bagian yang paling banyak digunakan (45%). Cara pemanfaatan yang dominan adalah diminum (66%), dioleskan (28%), ditempelkan (3%), dibasuh (3%), diteteskan (1%), dan dikunyah (1%). Tanaman obat sering digunakan untuk penyakit ringan karena mudah diakses, murah, aman, dan sesuai tradisi, sedangkan obat modern digunakan untuk kondisi yang lebih serius, mencerminkan keseimbangan antara kearifan lokal dan layanan kesehatan formal Kata Kunci : Etnobotani, Tanaman Obat, Kembang Tanjong

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 570 Biology (Biologi, Ilmu Hayat)
500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 580 Plants (Ilmu Tumbuhan, Ilmu Tanaman)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Biologi
Depositing User: Ninda Kausari
Date Deposited: 02 Feb 2026 03:14
Last Modified: 02 Feb 2026 03:14
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53532

Actions (login required)

View Item
View Item