[error in script]
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem bagi hasil antara owner dan pengelola pada usaha mini soccer Fourgee Mini Soccer dan Bezzie Mini Soccer serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan akad mudharabah berdasarkan hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan metode normatif empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data normatif diperoleh dari Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah dan Fatwa DSN-MUI tentang Mudharabah, sedangkan data empiris diperoleh melalui wawancara dengan owner dan pengelola kedua usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bagi hasil di Fourgee Mini Soccer menggunakan pembayaran nominal tetap kepada pengelola, sehingga secara hukum lebih tepat dikualifikasikan sebagai akad ijarah dan tidak memenuhi ketentuan akad mudharabah. Sementara itu, Bezzie Mini Soccer menerapkan pembagian hasil berdasarkan persentase, namun tidak didukung dengan pencatatan keuangan yang jelas dan akad tertulis, sehingga akad mudharabah yang diterapkan belum sempurna (fasid). Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem bagi hasil pada kedua usaha tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip akad mudharabah sebagaimana diatur dalam hukum ekonomi syariah, sehingga diperlukan perbaikan struktur akad dan mekanisme pencatatan untuk mewujudkan kerja sama usaha yang adil dan transparan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.242 Mudharabah (Bagi Hasil/Sirkah Modal dan Tenaga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Fajar Ramadhansyah |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 09:00 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 09:03 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53556 |
