Perlindungan Hukum Terhadap Korban Peretasan dalam Perspektif Hukum Pidana Islam (Di Wilayah Hukum Kepolisisan Resor Kota Banda Aceh)

Syifa Nabila, 220104048 (2026) Perlindungan Hukum Terhadap Korban Peretasan dalam Perspektif Hukum Pidana Islam (Di Wilayah Hukum Kepolisisan Resor Kota Banda Aceh). Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membahas tentang peretasan] Text (membahas tentang peretasan)
Syifa Nabila.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of membahas tenteng peretasan] Text (membahas tenteng peretasan)
Syifa Nabila-1-37.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Peretasan semakin meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan menimbulkan kerugian materiil maupun immateriil bagi korban, terutama terkait pelanggaran privasi dan keamanan data. Kondisi ini menuntut peran aktif aparat penegak hukum khususnya pihak kepolisian Resor Kota Banda Aceh dalam memberikan perlindungan hukum terhadap korban peretasan. Terdapat dua rumusan masalah dalam skripsi ini, pertama, bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh Kepolisisan Resor Kota Banda Aceh terhadap korban peretasan, kedua, tinjauan hukum pidana Islam terhadap perlindungan hukum bagi korban peretasan oleh Polresta Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis-empiris melalui wawancara dengan penyidik serta kajian terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur hukum yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama, perlindungan hukum terhadap korban peretasan dilakukan melalui penerimaan laporan, penyelidikan, dan koordinasi dengan instansi terkait, namun belum optimal karena keterbatasan kemampuan teknis, alat bukti digital, dan kompleksitas kejahatan siber. Kedua, dalam perspektif hukum pidana Islam, pelaku peretasan tergolong ke dalam jarimah ta‘zir yang penjatuhan sanksinya bertujuan melindungi korban sesuai prinsip maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya menjaga harta, kehormatan dan jiwa. Dengan demikian, diperlukan peningkatan kapasitas aparat dan penguatan koordinasi untuk mewujudkan perlindungan hukum yang lebih efektif.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.5 Hukum Pidana Islam (Jinayat)
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Pidana Islam
Depositing User: Syifa Nabila
Date Deposited: 02 Feb 2026 04:54
Last Modified: 02 Feb 2026 04:54
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53727

Actions (login required)

View Item
View Item