Pemanfaatan Ekstrak Kulit Nangka (Artocarpus heterophyllus) sebagai Biokoagulan dalam Penyisihan Zat Pencemar pada Air Limbah Rumah Potong Hewan (RPH)

Indah Ramahdina Ginting, 210702014 (2025) Pemanfaatan Ekstrak Kulit Nangka (Artocarpus heterophyllus) sebagai Biokoagulan dalam Penyisihan Zat Pencemar pada Air Limbah Rumah Potong Hewan (RPH). Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Membahas tentang penyisihan zat pencemar pada air limbah RPH dengan menggunakan biokoagulan ekstrak kulit nangka.] Text (Membahas tentang penyisihan zat pencemar pada air limbah RPH dengan menggunakan biokoagulan ekstrak kulit nangka.)
Tugas Akhir_Full Repository_Indah Ramahdina Ginting.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of Membahas tentang penyisihan zat pencemar pada air limbah RPH dengan menggunakan biokoagulan ekstrak kulit nangka.] Text (Membahas tentang penyisihan zat pencemar pada air limbah RPH dengan menggunakan biokoagulan ekstrak kulit nangka.)
Tugas Akhir_Cover-BAB I_Indah Ramahdina Ginting.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Rumah Potong Hewan (RPH) menghasilkan air limbah dengan kandungan bahan organik dan padatan tersuspensi yang tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak kulit nangka (Artocarpus heterophyllus) sebagai biokoagulan dalam menurunkan parameter COD, TSS, pH dan kekeruhan pada air limbah RPH. Proses koagulasi–flokulasi dan sedimentasi dilakukan dengan variasi dosis biokoagulan (0–25 mL) serta kecepatan pengadukan (120 rpm dan 150 rpm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyisihan TSS tertinggi sebesar 84,16% diperoleh pada dosis dan 120 rpm, sedangkan penyisihan COD tertinggi sebesar 84,93% terjadi pada dosis 5 mL dan 150 rpm. Penurunan kekeruhan maksimum hanya mencapai 6,94% pada dosis 15 mL dan nilai pH tetap relatif stabil pada seluruh perlakuan. Biokoagulan ekstrak kulit nangka terbukti lebih efektif untuk mekanisme penyisihan padatan tersuspensi dibanding parameter lainnya, sehingga memiliki potensi sebagai biokoagulan alami untuk pengolahan air limbah RPH

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Technology (Applied Sciences) > 620 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: Indah Ramahdina Ginting
Date Deposited: 03 Feb 2026 02:09
Last Modified: 03 Feb 2026 02:09
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53883

Actions (login required)

View Item
View Item