Sistem Insentif Pada Kinerja para Relawan Kesehatan Gampong di Wilayah UPTD Puskesmas Meuraxa Menurut Akad Ji’ālah

Raisya Putri Andria, 220102023 (2026) Sistem Insentif Pada Kinerja para Relawan Kesehatan Gampong di Wilayah UPTD Puskesmas Meuraxa Menurut Akad Ji’ālah. Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of insentif relawan kesehatan] Text (insentif relawan kesehatan)
RAISYA PUTRI ANDRIA_Skripsi bab 1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (21MB)
[thumbnail of insentif relawan kesehatan] Text (insentif relawan kesehatan)
RAISYA PUTRI ANDRIA_Skripsi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (41MB) | Request a copy

Abstract

Relawan kesehatan di tingkat gampong memainkan peran penting dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat di desa, terutama dalam menjalankan program promosi dan pencegahan yang dikoordinasikan oleh UPTD Puskesmas Meuraxa di Kota Banda Aceh. Walaupun kegiatan mereka bersifat sukarela, efektivitas kerja relawan sangat tergantung pada adanya sistem insentif sebagai penghargaan atas sumbangan mereka. Akan tetapi, dalam penerapannya, sistem insentif yang ada belum sepenuhnya menunjukkan keadilan dan kesesuaian dengan beban tugas relawan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah implementasi sistem insentif guna meningkatkan performa relawan kesehatan gampong, mengevaluasi mekanisme penilaian kinerja sebagai landasan pemberian insentif, serta memeriksa kesesuaian akad Ji’ālah dalam sistem tersebut dari sudut pandang hukum ekonomi syari’ah. Penelitian ini menerapkan metode normatif-empiris dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dan pengumpulan dokumen dari relawan kesehatan gampong, pihak UPTD Puskesmas Meuraxa, serta aparat gampong yang relevan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sistem insentif yang berlaku masih fokus pada kehadiran dan kelengkapan administrasi, belum didasarkan pada pencapaian kinerja yang dapat diukur. Dari perspektif akad Ji’ālah, pemberian insentif kepada relawan kesehatan pada dasarnya sah, tetapi pelaksanaannya belum sepenuhnya memenuhi prinsip kejelasan, keadilan, dan hubungan antara imbalan dengan hasil kerja. Dengan demikian, penerapan akad Ji’ālah yang berbasis kinerja dianggap tepat untuk membangun sistem insentif yang lebih adil dan berkesinambungan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.226 Ji'alah (Sayembara, Pembelian Fee)
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 307 Komunitas
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Raisya Putri Andria
Date Deposited: 03 Feb 2026 07:39
Last Modified: 03 Feb 2026 07:39
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/53931

Actions (login required)

View Item
View Item