Sistem Alokasi Solar Subsidi Bagi Nelayan Menurut Konsep I‘ānah Māliyyah Ḥukmiyyah (Studi Kasus di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan)

Humaira Akhmarina Repository, 220102225 (2026) Sistem Alokasi Solar Subsidi Bagi Nelayan Menurut Konsep I‘ānah Māliyyah Ḥukmiyyah (Studi Kasus di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan). Other thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Membahas tentang solar subsidi] Text (Membahas tentang solar subsidi)
Humaira Akhmarina.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of Membahas tentang solar subsidi] Text (Membahas tentang solar subsidi)
cover sd bab 1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Solar subsidi merupakan bentuk bantuan negara kepada nelayan untuk meringankan harga BBM solar dan menjamin keberlangsungan aktivitas perikanan. Di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan, penyaluran solar subsidi dilakukan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan mekanisme tertentu. Namun, efektivitas sistem alokasi solar subsidi serta kesesuaiannya dengan konsep i‘ānah māliyyah ḥukmiyyah perlu dikaji agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran dan berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan kebutuhan solar subsidi bagi nelayan, mekanisme penetapan alokasi oleh pihak SPBU, serta menilai sistem alokasi tersebut dalam perspektif i‘ānah māliyyah ḥukmiyyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur fikih muamalah dan peraturan perundang-undangan terkait BBM subsidi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi solar subsidi bagi nelayan telah diatur melalui sistem rekomendasi dan penetapan kuota berdasarkan kapasitas kapal dan daya mesin. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan keterbatasan kuota dan ketidaksesuaian dengan kebutuhan riil nelayan. Ditinjau dari konsep i‘ānah māliyyah ḥukmiyyah, penyaluran solar subsidi tersebut sah secara syar‘i, tetapi implementasinya belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan dan kemaslahatan sebagaimana ditekankan dalam maqāṣid al-syarī‘ah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Technology (Applied Sciences) > 660 Chemical Engineering and Related Technologies (Teknologi Kimia dan Ilmu yang Berkaitan)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Humaira Akhmarina
Date Deposited: 11 Feb 2026 08:48
Last Modified: 11 Feb 2026 08:48
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/54037

Actions (login required)

View Item
View Item