Ganti Rugi pada Duplikasi Hak Cipta dalam Perspektif Konsep Haq Al-Ibtikar (Suatu Penelitian pada PT. Erlangga Kota Banda Aceh)

Ova Uswatun Nadia, 140102111 (2018) Ganti Rugi pada Duplikasi Hak Cipta dalam Perspektif Konsep Haq Al-Ibtikar (Suatu Penelitian pada PT. Erlangga Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Ganti Rugi pada Duplikasi Hak Cipta.)
Ova Uswatun Nadia.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Membahas tentang Ganti Rugi pada Duplikasi Hak Cipta.)
Form B dan Form D.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (775kB) | Preview

Abstract

Ḥaq al-ibtikâr sebagai hak atas hasil karya cipta, secara syar‟i harus diproteksi sebagai kekayaan intelektual bagi pemegang hak cipta tersebut. Dengan demikian setiap pelanggaran dalam bentuk apapun dapat dikatagorikan sebagai tindakan eksploitasi atas hak milik orang lain. Salah satu perusahaan penerbitan buku yang memegang lisensi hak cipta dan sering mendapatkan eksploitasi dengan bentuk duplikasi dan penggandaan buku termasuk dalam wilayah pemasaran kota Banda Aceh. Fakta tersebut menjadi problema yang menjadi fokus penelitian ini, yaitu bagaimana upaya hukum yang dilakukan oleh Penerbit Erlangga Kota Banda Aceh terhadap duplikasi buku secara illegal, dan bagaimana bentuk ganti rugi yang dilakukan oleh Penerbit Erlangga Kota Banda Aceh, serta tinjauan konsep haq al- ibtikâr terhadap ganti rugi pada duplikasi hak cipta pada penerbit Erlannga Kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan library research dan field research, teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pihak manajemen PT Erlangga Kota Banda Aceh telah maksimal untuk mengurangi dan meghilangkan berbagai bentuk pembajakan dan duplikasi hak ciptanya dengan cara sosialisasi ke masyarakat tentang urgensi hak cipta dan evaluasi serta investigasi ke berbagai toko buku di Kota Banda Aceh. Tindak lanjut terhadap duplikasi dilakakukan dalam bentuk somasi sebagai peringatan keras terhadap pelanggaran hak cipta oleh pihak tertentu. Tindakan hukum lainnya dalam bentuk ganti rugi dan pidana belum dapat dilakukan secara maksimal karena keterbatasan upaya hukum yang dapat dilakukan, sedangkan pada manajemen pusat PT Erlangga upaya ganti rugi dalam bentuk finansial telah dilakukan. Dalam konsep Islam haq al-ibtikâr menjadi salah satu sumber kekayaan bagi pemiliknya dan secara syar‟i setiap kekayaan diproteksi dari segala bentuk kewenangan sehingga pemilik dapat bertasharruf sesuai keinginannya. Berdasarkan ketentuan dalam maqashid syariah, syara‟ telah menetapkan regulasi tentang hifd al-mal sebagai sebuah keniscayaan yang mesti dilindungi untuk kepentingan pemiliknya sehingga berbagai bentuk plagiasi terhadap haq al-ibtikâr harus dicegah, dengan demikian kebjakan yang dibuat oleh PT Erlangga untuk mensomasi pihak duplikator karya intelektualnya merupakan suatu perbuatan legal menurut ketentuan fiqh muamalah demi memproteksi hak intelektual yang dimilikinya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. Muhammad Maulana, M.Ag; 2. Amrullah, S.HI.,LL.M
Uncontrolled Keywords: Haq, Al-Ibtikar,Duplikasi,Hak Cipta, Ganti Rugi
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.6 Hukum Peradilan (Qada`) > 2X4.68 Perbandingan Hukum Peradilan Islam dengan Peradilan Lain
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Ova Uswatun Nadia
Date Deposited: 20 Oct 2018 05:30
Last Modified: 20 Oct 2018 05:30
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/5554

Actions (login required)

View Item View Item