Analisis Sistem Upah Buruh Kelapa Sawit dalam Perspektif Akad Ijarah (Studi Kasus Kecamatan Trumon Timur Kabupaten Aceh Selatan)

[error in script]

[thumbnail of membahas tentang ekonomi syariah] [error in script]
Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Sektor perkebunan kelapa sawit memiliki peran penting dalam menyerap tenaga kerja dan menopang ekonomi masyarakat pedesaan. Namun, sistem pengupahan buruh sawit yang umumnya bersifat informal melalui upah borongan berpotensi menimbulkan ketidakpastian jika tidak dikelola secara adil. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik sistem pengupahan buruh kelapa sawit di Kecamatan Trumon Timur serta meninjaunya dari perspektif akad ijarah „ala al--„amal dalam fiqh muamalah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengupahan dilakukan dengan sistem borongan berdasarkan hasil panen tandan buah segar (TBS) melalui kesepakatan lisan antara pemilik kebun dan buruh, dengan besaran upah Rp150.000 Rp180.000 per ton sesuai jenis pekerjaan dan kondisi kerja. Secara fiqh muamalah, praktik tersebut telah memenuhi rukun dan syarat akad ijarah serta mencerminkan prinsip keadilan dan kerelaan, namun masih memiliki kelemahan pada aspek administratif karena belum adanya perjanjian kerja tertulis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Computer Science, Information and System
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > S1 Ekonomi Syariah
Depositing User: Reza Miranda
Date Deposited: 11 May 2026 04:10
Last Modified: 11 May 2026 04:10
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/55694

Actions (login required)

View Item
View Item