Peran Tokoh Adat Dalam Melestarikan Sumang Gayo Untuk Meningkatkan Akhlakul Karimah Remaja (Studi di Desa Darul Aman, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah)

Selisih Mara, 210402054 (2026) Peran Tokoh Adat Dalam Melestarikan Sumang Gayo Untuk Meningkatkan Akhlakul Karimah Remaja (Studi di Desa Darul Aman, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membahas tentang bimbingan dan konseling islam] Text (membahas tentang bimbingan dan konseling islam)
Selisih Mara, 210402054 FDK, BKI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada fenomena pergeseran nilai sosial di kalangan generasi muda Suku Gayo, seperti menurunnya sopan santun dan meningkatnya pelanggaran norma adat akibat arus globalisasi. Adat Sumang merupakan norma tidak tertulis yang mengatur etika pergaulan dan sopan santun masyarakat Gayo yang sangat selaras dengan ajaran Islam (agama urum edet, lagu zet urum sifet). Namun, saat ini mulai muncul gejala "pergeseran moral" karena rendahnya pemahaman remaja terhadap nilai-nilai Sumang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi akhlak remaja, peran tokoh adat, serta kendala yang dihadapi tokoh adat dalam mengimplementasikan nilai Sumang Gayo untuk meningkatkan akhlakul karimah remaja di Desa Darul Aman. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yakni teknik pemilihan informan secara sengaja berdasarkan pertimbangan tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,dan dokumentasi untuk menelaah bagaimana tokoh adat menjalankan perannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kondisi akhlak remaja di Desa Darul Aman awalnya mengalami penurunan akibat pengaruh modernisasi, namun kembali membaik seiring meningkatnya intensitas pembinaan nilai adat dalam 2 tahun terakhir. (2) Tokoh adat berperan sentral sebagai penjaga moral melalui pendekatan persuasif (membujuk), edukatif (mendidik), dan musyawarah yang menyelaraskan nilai Sumang Gayo dengan ajaran Islam. (3) Kendala utama yang dihadapi meliputi pengaruh negatif media sosial, melemahnya otoritas adat di mata remaja,yang banyak berakibat perilaku perilaku yang tidak sesuai norma adat, serta kurangnya dukungan keluarga. Meskipun demikian, sinergi antara nilai kultural dan religius terbukti efektif menjadi instrumen pembentukan karakter dan penguatan akhlakul karimah generasi muda Gayo.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Peran Tokoh Adat, Sumang Gayo, Akhlakul Karimah
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X5 Akhlak dan Tasawuf > 2X5.1 Akhlak
200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.9 Adat Istiadat
200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.2 Dakwah > 2X7.21 Fungsionaris Dakwah: Wali, Ulama, Mubaligh, Da'i
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 390 Customs, Etiquette, Folklore (Adat Istiadat, Etiket, Folklor)
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: selisih mara
Date Deposited: 10 Jun 2026 04:18
Last Modified: 10 Jun 2026 04:19
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/55712

Actions (login required)

View Item
View Item