Upaya Orang Tua dalam Mengatasi Kebiasaan Profanity (Kata-Kata Kotor) di Gampong Bueng Raya Kecamatan Montasik Aceh Besar

Nur Jannah, 200201099 (2026) Upaya Orang Tua dalam Mengatasi Kebiasaan Profanity (Kata-Kata Kotor) di Gampong Bueng Raya Kecamatan Montasik Aceh Besar. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membahas tentang pendidikan agama islam] Text (membahas tentang pendidikan agama islam)
Nur Jannah, 200201099 FTK, PAI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (10MB)

Abstract

Penggunaan profanity atau kata-kata kotor dalam kehidupan sehari-hari berpengaruh negatif terhadap pembentukan karakter dan etika berbahasa anak sejak usia dini. Maraknya penggunaan bahasa kasar dan makian dalam interaksi anak mencerminkan perlunya penguatan kontrol sosial dari lingkungan keluarga. Pertanyaan penelitian dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimana bentuk kebiasaan penggunaan profanity (kata-kata kotor) pada anak di Gampong Bueng Raya Kecamatan Montasik Aceh Besar? (2) Bagaimana upaya yang dilakukan orang tua dalam mengatasi kebiasaan penggunaan profanity pada anak di Gampong Bueng Raya Kecamatan Montasik Aceh Besar? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan melalui teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk profanity yang digunakan anak meliputi penghinaan intelektual seperti bangai (bodoh) dan hana utak (tidak punya otak), kondisi mental seperti pungo (gila), nama binatang seperti asee (anjing) dan leumo (sapi), istilah mistis seperti jin (setan/jin), hingga umpatan tabu yang sangat kasar yaitu pap ma (berhubungan badan dengan ibu/makian terhadap ibu). Perilaku ini muncul secara spontan akibat pengaruh teman sebaya, lingkungan lapangan bermain, serta aktivitas game online. Sedangkan upaya orang tua dilakukan melalui tindakan preventif (pengawasan pergaulan dan konten digital), kuratif (pemberian sanksi edukatif seperti larangan bermain dan penyitaan gadget), serta edukatif (internalisasi nilai agama, adat Aceh, dan keteladanan tutur kata di rumah). Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa keterlibatan aktif orang tua sebagai filter informasi dan pemberi teladan moral terbukti efektif dalam menekan intensitas penggunaan kata-kata kotor pada anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan)
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Nur Jannah
Date Deposited: 04 Jun 2026 02:46
Last Modified: 04 Jun 2026 02:46
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/55781

Actions (login required)

View Item
View Item