Dampak Fatherless Terhadap Hak Anak Menurut Perspektif Hukum Keluarga Islam (Studi Kasus Di Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya)

[error in script]

[thumbnail of Dampak Fatherless Terhadap Hak Anak Menurut Perspektif Hukum Keluarga Islam (Studi Kasus Di Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya)] [error in script]
Download (2MB)

Abstract

Fenomena fatherless atau ketidakhadiran ayah dalam kehidupan anak semakin banyak ditemukan dalam masyarakat, baik karena meninggal, perceraian maupun karena faktor tempat tinggal atau domisili. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kondisi fatherless terhadap pemenuhan hak anak menurut perspektif hukum keluarga Islam, dengan studi kasus di Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan melalui wawancara mendalam yang dilakukan terhadap tiga anak yang terdampak fatherless serta keterangan dari ibu masing-masing, biasanya ketidakhadiran ayah berdampak signifikan terhadap kondisi emosional, psikologis, sosial dan hak-hak anak. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada satu kasus ketidakhadiran ayah berdampak signifikan terhadap kondisi emosional, psikologis, dan sosial anak. Pada satu kasus, hak nafkah materi terpenuhi karena ayah bekerja di Malaysia, tetapi hak kasih sayang dan pengasuhan langsung tidak terpenuhi, sehingga muncul gejala emosional tidak stabil dan rasa iri sosial. Pada kasus lainnya ayah tidak hanya absen secara emosional tetapi juga lalai memberikan nafkah, sehingga terjadi pelanggaran hak anak secara menyeluruh menurut hukum keluarga Islam. Perspektif fikih munakahat menegaskan bahwa ayah memiliki kewajiban nafkah, pemeliharaan (hadhanah), perlindungan, dan pendidikan terhadap anak. Ketika kewajiban tersebut tidak dijalankan, maka hak anak terabaikan, baik secara lahiriah maupun batiniah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena fatherless bukan sekadar persoalan sosial, melainkan persoalan hukum dan tanggung jawab syar’i yang memiliki implikasi serius terhadap perlindungan hak anak.

Item Type: Article
Keywords (Kata Kunci): fatherless, hak anak, hukum keluarga Islam, nafkah, hadhanah.
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat)
200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) > 2X4.37 Menyusui dan Mengasuh / Memelihara Anak
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Marcela Zalianti
Date Deposited: 12 May 2026 04:22
Last Modified: 12 May 2026 04:22
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/55793

Actions (login required)

View Item
View Item