[error in script]
Download (3MB)
Abstract
Inferiority feeling merupakan kondisi psikologis ketika individu melakukan penilaian negatif terhadap dirinya sendiri, yang ditandai dengan perasaan tidak mampu, rendah diri, serta ketidakpuasan terhadap diri. Fenomena tersebut banyak ditemukan pada mahasiswa yang berada dalam situasi penuh tuntutan akademik, sosial, dan ekonomi, khususnya ketika melakukan perbandingan dengan orang lain. Salah satu nilai spiritual yang diyakini dapat membantu individu mengurangi perasaan tersebut adalah qana’ah, yaitu sikap menerima dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan qana’ah dengan inferiority feeling pada mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 214 mahasiswa aktif UIN Ar-Raniry yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Uji Hipotesis pada penelitian ini menggunakan Correlation Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar -0,467 dengan taraf signifikan (p) = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara variabel Qana’ah dengan Inferiority Feeling. Berdasarkan hasil dari korelasi tersebut, maka hipotesis yang diajukan pada penelitian ini diterima. Semakin tinggi Qana’ah maka Inferiority Feeling semakin rendah, begitu sebaliknya semakin tinggi Inferiority Feeling maka Qana’ah maka semakin rendah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) > 155 Psikologi direferen dan Pengembangan > 155.2 Psikologi Individu |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > S1 Psikologi |
| Depositing User: | Afifah Ayuni |
| Date Deposited: | 12 May 2026 08:25 |
| Last Modified: | 12 May 2026 08:25 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/55897 |
