[error in script]
Download (4MB)
Abstract
Inferiority feeling atau perasaan rendah diri yang muncul ketika seseorang menilai kemampuan dan keberhasilannya lebih rendah dibandingkan orang lain. Perasaan ini muncul disertai emosi seperti rasa malu dan tidak berharga, yang dapat menghambat potensi akademik mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara father involvement dengan inferiority feeling pada siswa MAN 3 Bener Meriah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional, di mana alat ukur yang digunakan adalah skala father involvement berjumlah 49 aitem dan skala inferiority feeling berjumlah 28 aitem. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MAN 3 Bener Meriah dan sampel berjumlah 182 siswa. Pengambilan sampel dilakukan terhadap seluruh populasi menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari siswa kelas X, XI, dan XII. Teknik analisis data menggunakan metode korelasi product moment dari Pearson dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara father involvement dengan inferiority feeling pada siswa MAN 3 Bener Meriah, dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,846 dan nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05). Hal ini berarti hipotesis diterima, yang menunjukkan arah hubungan negatif yang kuat; artinya semakin tinggi father involvement maka semakin rendah inferiority feeling yang dialami siswa, dan sebaliknya, semakin rendah father involvement maka semakin tinggi inferiority feeling yang dirasakan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) > 152.4 Humor |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > S1 Psikologi |
| Depositing User: | Yurlita Zahra |
| Date Deposited: | 12 May 2026 07:14 |
| Last Modified: | 12 May 2026 07:14 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/55996 |
