[error in script]
Download (7MB)
Abstract
Guru merupakan sosok yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Guru merupakan sosok yang merumuskan tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran, serta metode pembelajaran yang paling tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut. Penggunaan metode pembelajaran yang tepat tentunya akan memudahkan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh peserta didik di sekolah dasar adalah kemampuan dalam menghafal surah pendek dalam Al-Qur’an. Meskipun demikian, siswa di SD Negeri 4 Kutacane Aceh Tenggara masih mengalami kesulitan dalam menghafal surah pendek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal surah pendek pada siswa di SD Negeri 4 Kutacane, Aceh Tenggara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas model Kelmmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat tahapan: tahap perencanaan (planning), tahap tindakan (action), tahap observasi (observing) dan tahap refleksi (reflekting). Data penelitian ini di peroleh dari tiga cara, yaitu pengamatan terhadap aktivitas guru pelaksana tindakan (Peneliti), pengamatan terhadap aktivitas peserta didik, dan tes lisan hafalan surah pendek yang terdiri dari surah Al-Kautsar dan surah An-Nasr. Hasil penelitian yang telah Peneliti lakukan menunjukkan bahwa penerapan metode drill ini mampu mengatasi kesulitan peserta didik dalam menghafal surah pendek yang dapat dibuktikan dari hasil yang diperoleh dari penerapan metode drill pada siklus I dan siklus II. Kemampuan menghafal surah Al-Kautsar peserta didik meningkat sebesar 46,22 %. Pada siklus I skor yang diperolah sebesar 46,15 % dan pada siklus II naik menjadi 92,37%. Kemampuan menghafal surah An-Nasr peserta didik juga meningkat sebesar 53,91%. Pada siklus I skor yang diperolah sebesar 38,46 % dan pada siklus II naik menjadi 92,37 %. Aktivitas guru ketika menerapkan metode drill juga mengalami peningkatan sebesar 8,7%. Pada siklus I skor yang diperoleh sebesar 81,73 % pada siklus II naik melnjadi 90,43%. Aktivitas peserta didik ketika mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menerapkan metode drill juga mengalami peningkatan sebesar 9,33 %. Pada siklus I skor yang diperoleh sebesar 77,33 % dan pada siklus II naik melnjadi 86,66%. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode drill dapat meningkatkan kemampuan menghafal surah pendek pada siswa.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.1 Ilmu-ilmu Al-Qur'an > 2X1.12 Ilmu Qiraat, masukkan di sini adab membaca Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Jelara Fibay |
| Date Deposited: | 18 May 2026 02:00 |
| Last Modified: | 18 May 2026 02:00 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56307 |
