[error in script]
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena guncangan psikologis dan eksklusi sosial yang dialami muallaf di Desa Paye Munje pasca-konversi, seperti penolakan keluarga hingga pengusiran. Kondisi tersebut memicu luka emosional, krisis ekonomi, dan hilangnya sistem pendukung utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pendamping lembaga Hidayatullah dalam pembinaan ketahanan mental muallaf melalui pendekatan kualitatif metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga menerapkan sistematisasi dakwah yang mengintegrasikan dimensi spiritual, sosial, dan material melalui tiga strategi utama. Pertama, perlindungan hak administratif untuk menjamin kepastian hukum muallaf guna memberikan rasa aman dari ancaman pengucilan sosial. Kedua, penguatan mental melalui bimbingan agama secara bertahap dan konseling personal yang adaptif untuk memulihkan kondisi psikologis serta membangun kepercayaan diri muallaf. Ketiga, pendampingan langsung melalui penempatan dai di wilayah perbatasan yang dipadukan dengan bantuan ekonomi serta pendidikan. Sinergi ketiga strategi ini efektif meringankan beban hidup muallaf, sehingga mereka mampu mencapai stabilitas mental dan keteguhan iman yang lebih kokoh di tengah tantangan lingkungan yang ekstrim.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X3 Aqaid dan Ilmu Kalam > 2X3.1 Iman Kepada Allah > 2X3.13 Hubungan Makhluk dan Khaliq |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Rahma Danti |
| Date Deposited: | 18 May 2026 01:36 |
| Last Modified: | 18 May 2026 01:36 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56467 |
