[error in script]
Download (6MB)
Abstract
Dalam menghadapi setiap tantangan akademik, siswa perlu memiliki kapasitas untuk bertahan dan mengatasi kesulitan. Kapasitas untuk mengatasi tantangan akademik dari pandangan psikologis dikenal sebagai ketahanan akademik. Salah satu faktor yang mempengaruhi dengan resiliensi kademik ialah spiritualitas, terutama kecerdasan spiritual kemampuan berpikir kritis dalam menemukan solusi ketika dihadapkan dengan kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dengan resiliensi akademik pada santri di pesantren Dar Maryam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 146 santri diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert untuk mengukur kecerdasan spiritual yang diambil dan diadaptasi dari teori King & DeCicco, (2009) yaitu SISRI-24 dan resiliensi akademik dari teori Cassidy, (2016) skala ARS-30. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi Spearman rho kedua variabel tersebut menunjukkan nilai ρ sebesar 0,146 dengan nilai signifikansi (ρ) 0,000. Hal tersebut dapat diartikan terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara variabel kecerdasan spiritual dan variabel resiliensi akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan spiritual, maka semakin tinggi pula resiliensi akademik pada santri di pesantren Dar Maryam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > S1 Psikologi |
| Depositing User: | Puteri Ayani Risda |
| Date Deposited: | 19 May 2026 03:15 |
| Last Modified: | 19 May 2026 03:15 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56557 |
