Legal Protection For Local Products In Asean Market Liberalism: A Legal Analysis And Fiqh Muamalah Perspective

[error in script]

[thumbnail of Liberalisme ASEAN, Perlindungan Hukum, Produk Lokal, Fiqh Muamalah, Maslahah Mursalah.] [error in script]
Download (1MB)

Abstract

Liberalisasi pasar di kawasan Asia Tenggara melalui Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah menciptakan paradigma ekonomi baru yang menekankan pada arus bebas barang, jasa, dan investasi. Namun, integrasi ini membawa tantangan signifikan bagi keberlangsungan produk lokal, khususnya yang dihasilkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mekanisme perlindungan hukum terhadap produk lokal di Indonesia dalam bingkai liberalisme ASEAN serta meninjaunya dari perspektif Fiqh Muamalah. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini mengkaji sinkronisasi hukum positif Indonesia, seperti Undang-Undang Perdagangan dan Undang-Undang Cipta Kerja, dengan prinsip-prinsip syariah seperti keadilan ('adl), kemaslahatan (maslahah), dan perlindungan (himayah). Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun instrumen hukum nasional telah berupaya memberikan proteksi melalui kebijakan non-tarif dan pemberdayaan UMKM, masih terdapat ketimpangan struktural dan ambiguitas regulasi yang seringkali merugikan produsen lokal. Perspektif Fiqh Muamalah menawarkan rekonstruksi kebijakan melalui peran negara sebagai murabbī (pengarah) untuk menjamin keseimbangan pasar dan kedaulatan ekonomi umat.

Item Type: Article
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Rozatul Fadilla Azza
Date Deposited: 20 May 2026 02:03
Last Modified: 20 May 2026 02:03
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56663

Actions (login required)

View Item
View Item