[error in script]
Download (2MB)
Abstract
Perkembangan game digital modern menghadirkan mekanisme gacha yang bersifat spekulatif dan berpotensi menyerupai praktik perjudian (maysir) yang dilarang dalam Al-Qur’an, khususnya Surah al-Ma’idah ayat 90–91. Mahasiswa sebagai pengguna aktif teknologi digital dihadapkan pada tantangan dalam mengintegrasikan pemahaman keagamaan dengan budaya digital. Penelitian ini bertujuan melihat tingkat pemahaman mahasiswa UIN Ar-Raniry terhadap ayat-ayat larangan perjudian serta pengaruhnya terhadap sikap mereka terhadap game berbasis gacha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui kuesioner kepada 50 mahasiswa pemain game gacha, dengan analisis statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa 84% mahasiswa memiliki pemahaman yang baik terhadap ayat larangan perjudian, dan 92% mampu membedakan konsep maysir, qimar, dan gharar. Namun demikian, 36% responden belum sepenuhnya menyadari unsur perjudian dalam mekanisme gacha meskipun memahami potensi kerugiannya. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman normatif keagamaan dan penerapannya dalam praktik digital sehari-hari
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.3 Tafsir Al-Qur'an > 2X1.31 Ilmu Tafsir 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.4 Kumpulan ayat-ayat dan surat-surat tertentu |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Muhammad Audira Pasya Nurdinah |
| Date Deposited: | 20 May 2026 08:49 |
| Last Modified: | 20 May 2026 08:49 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/56933 |
