Hayatun Nufus, 200303009 (2025) Penafsiran Ilmiah Al-Baḥrayn Menurut Zaghloul Al-Najjar dalam Surah Al-Raḥmān Ayat 19-20 dan Surah Al-Furqān Ayat 53. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
SKRIPSI HAYATUN NUFUS FIX.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang penafsiran al-Baḥrayn menurut Zagloul al-Najjār dalam Surah al-Raḥmān ayat 19-20 dan al-Furqān ayat 53, dengan berfokus pada pendekatan tafsir ʽIlmī yang digunakan Zaghloul al-Najjār dalam mengaitkan teks al-Qurꞌan dengan temuan ilmiah modern di bidang oseanografi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena yang disebut dalam al-Qurꞌan tentang pertemuan dua jenis perairan yang berbeda sifatnya namun tetap terpisah oleh pembatas (barzakh), yang dalam kajian ilmiah modern dibahas dalam bidang oseanografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penafsiran al-Baḥrayn menurut Zaghloul al-Najjār dalam surah al-Raḥmān ayat 19–20 dan surah al-Furqān ayat 53 dengan pendekatan Iʽjaz ʽIlmī (kemukjizatan ilmiah al-Qur'an). Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif analitis, meliputi analisis terhadap karya tulis dan pemaparan ilmiah Zaghloul al-Najjār dalam karyanya kitab Mukhtārāt min Tafsīr al-Ᾱyāt al-Kawniyyah fī al-Qurꞌān al-Karīm, serta perbandingan dengan tafsir para mufasir klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam surah al-Raḥmān ayat 19-20, Zaghloul al-Najjār menafsirkan al-Baḥrayn sebagai sebagai dua laut asin yang berbeda kadar salinitas, suhu, dan kepadatan yang berbeda serta dipisahkan oleh pembatas (barzakh). Sedangkan dalam Surah al-Furqān ayat 53, Zaghloul al-Najjār menafsirkan al-Baḥrayn sebagai pertemuan air tawar dan air asin yang juga dipisahkan oleh zona transisi ilmiah. Maka penafsiran ini menunjukkan pendekatan Iʽjaz ʽilmī yang mengaitkan teks al-Qurꞌan dengan temuan oseanografi modern, sehingga menyatakan kemukjizatan al-Qurꞌan. Penafsiran ini menegaskan dimensi kemukjizatan ilmiah al-Qurꞌan, memperkaya wacana tafsir kontemporer, serta memperkuat integrasi antara ilmu dan pengetahuan modern.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.3 Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Hayatun Nufus |
| Date Deposited: | 21 May 2026 01:36 |
| Last Modified: | 21 May 2026 01:36 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57038 |
