KAMIL MUMTAZ, 220303016 (2026) Persepsi Masyarakat Terhadap Pembacaan Ayat Al-Qur'an 30 Juz Dalam Salat Tarawih Selama Bulan Ramadhan Di Mushalla Al-Furqan BTN Ajun. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMBACAAN AYAT AL-QUR’AN 30 JUZ DALAM SALAT TARAWIH SELAMA BULAN RAMADHAN DI MUSHALLA AL-FURQAN BTN AJUN, Full Tanpa RH.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB)
Abstract
Tradisi membaca seluruh 30 juz Al-Qur’an selama salat tarawih biasanya dilakukan di lingkungan pesantren atau lembaga penghafal Al-Qur’an. Namun, Mushalla Al-Furqan BTN Ajun tetap menjalankan praktik ini meskipun berada di tengah masyarakat umum dan tidak lagi terkait dengan pesantren. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang pandangan masyarakat terhadap praktik tersebut. Pertama, Bagaimana persepsi masyarakat terhadap tradisi pembacaan Al-Qur’an 30 juz dalam salat Tarawih, di Mushalla Al-Furqan BTN Ajun? Kedua, Apa alasan masyarakat tetap mempertahankan tradisi pembacaan Al-Qur’an 30 juz tersebut, meskipun pelaksanaanya berat? Ketiga, Bagaimana respon masyarakat terhadap keberlanjutan tradisi ini setelah pesantren tidak lagi menetap di Mushalla Al-Furqan BTN Ajun? Berdasarkan itu, penelitian ini bertujuan untuk meneliti pandangan masyarakat, alasan kelangsungan tradisi, serta respons masyarakat terhadap praktik membaca Al-Qur’an 30 juz dalam salat Tarawih di Mushalla Al-Furqan BTN Ajun. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, wawancara mendalam, dan pengumpulan dokumen. Narasumber dalam penelitian ini meliputi imam tarawih, pengurus musala, tokoh masyarakat, serta jemaah Mushalla Al-Furqan BTN Ajun. Analisis data dilakukan melalui langkah-langkah penyederhanaan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sehingga data dapat diolah secara sistematis dan mendalam sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat melihat tradisi membaca Al-Qur’an 30 juz dalam salat tarawih sebagai kegiatan ibadah yang bernilai positif dan membanggakan. Tradisi ini dipercaya dapat menghidupkan suasana bulan Ramadhan, meningkatkan kecintaan pada Al-Qur’an, serta memperkuat identitas keagamaan masyarakat. Alasan utama masyarakat mempertahankan tradisi ini adalah adanya kesepakatan bersama, manfaat spiritual yang dirasakan, serta sebagai warisan dari praktik keagamaan pesantren yang pernah aktif di musala tersebut. Setelah pesantren tidak lagi hadir, masyarakat tetap memberikan respons positif dan berkomitmen untuk melanjutkan tradisi ini secara mandiri sebagai bentuk kesinambungan amalan keagamaan di lingkungan mereka.
Kata Kunci: Tradisi pembacaan Al-Qur'an 30 juz, Salat tarawih, Persepsi masyarakat, Kelangsungan tradisi, Mushalla Al-Furqan BTN Ajun.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.1 Ibadah > 2X4.12 Shalat > 2X4.122 Shalat Sunat > 2X4.1229 Shalat Sunat yang Lain |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Kamil Mumtaz |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 03:54 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 03:54 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57477 |
