Nazaruddin, 170702087 (2024) Evaluasi Kawasan Permukiman Berdasarkan Karakteristik Satuan Geoekosistem di Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
170702087.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (22MB)
Abstract
Selama satu dekade terakhir, pembangunan permukiman di Kota Banda Aceh telah meningkat dengan sangat pesat. Kawasan permukiman di Kota Banda Aceh dalam tahun 2005 terdapat luas sebesar 948,5 ha, tahun 2009 seluas 1498,65 ha, dan di tahun 2011 adalah 1550,13 ha. Luas kawasan permukiman di Kota Banda Aceh telah mencapai 2.982,12 ha. Sehingga pembangunan kawasan permukiman di Kota Banda Aceh merupakan suatu isu yang penting untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik satuan geoekosistem yang terdapat di Kota Banda Aceh, mengevaluasi kesesuaian kawasan permukiman dengan karakteristik satuan geoekosistem, serta merekomendasikan arah zona pengembangan kawasan permukiman sesuai karakteristik satuan geoekosistem yang ada di Kota Banda Aceh. Satuan geoekosistem dapat digunakan sebagai unit analisis untuk mengarahkan pengembangan kawasan permukiman, kawasan wisata pantai, dan sebagainya. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini ialah metode penelitian deskriptif kuantitatif yaitu dengan menggambarkan karakteristik dari masing-masing satuan geoekosistem yang ada di dalam area penelitian serta menilai dan membandingkan dengan standar yang sudah ditentukan bagi sebuah kawasan permukiman. Selanjutnya karakterisasi ini dijadikan sebagai dasar perbandingan kegiatan pemanfaatan lahan sebagai kawasan permukiman. Sehingga dapat direncanakan suatu arahan zona pengembangan untuk kawasan permukiman. Dari penelitian yang dilakukan diketahui Satuan geoekosistem yang terdapat pada wilayah Kota Banda Aceh terdiri dari satuan geoekosistem Dataran Aluvial Kepesisiran 4.338,32 ha (73,5%), Berhutan Bakau 82,81 ha (1,4%), Gisik 61,38 ha (1%), Sungai Tapal Kuda 6,53 ha (0,1%), Tambak 765,58 ha (13%), Lagun 272,41 ha (4,6%) dan lainnya 142,46 ha (2,4%), dengan satuan geoekosistem terbesar adalah Dataran Aluvial Kepesisiran 73,5%, dan satuan geoekosistem terkecil adalah Sungai Tapal Kuda 0,1%. Sehingga didapatkan data kawasan permukiman yang sesuai dengan karakteristik satuan geoekosistem di Kota Banda Aceh terdapat pada satuan geoekosistem Dataran Aluvial Kepesisiran seluas 3.947,58 ha, Sungai Tapal Kuda 1,11 ha, Tambak 192,9 ha dan lainnya seluas 45,2 ha dan diketahui bahwa satuan geoekosistem Dataran Aluvial Kepesisiran dan Tambak merupakan satuan geoekosistem yang sesuai untuk arahan pengembangan kawasan permukiman di wilayah Kota Banda Aceh.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Pengembangan Kawasan Permukiman, Karakteristik Geoekosistem, Dataran Aluvial Kepesisiran, Evaluasi Lahan, Banda Aceh |
| Subjects: | 600 Technology (Applied Sciences) > 620 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan) |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknik Lingkungan |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 10:07 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 10:07 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57591 |
