Ahmada Julia Rawanda, 200302013 (2026) Urgensi Konsep Moderasi Beragama dalam Konteks Budaya Multikultural. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
200302013.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya mempromosikan perdamaian, toleransi, dan kerukunan di Banda Aceh sebagai langkah strategis dalam menghindari potensi konflik di tengah masyarakat yang multikultural. Banda Aceh merupakan daerah yang secara historis, budaya, dan agama memiliki kompleksitas tersendiri, sehingga moderasi beragama menjadi konsep penting dalam menjaga keharmonisan sosial. Meskipun sebagian besar masyarakat belum memahami istilah “moderasi beragama” secara teori, mereka telah menerapkan nilainilainya dalam kehidupan sehari-hari, seperti sikap saling menghargai, tolong-menolong, dan menjaga hubungan antarumat beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Banda Aceh telah menunjukkan praktik moderasi beragama secara nyata dalam interaksi sosial, meskipun tanpa kesadaran konseptual yang utuh. Tantangan yang dihadapi antara lain adalah minimnya literasi tentang keberagaman, pengaruh paham eksklusif, serta keterbatasan forum dialog terbuka antaragama dan budaya. Oleh karena itu, diperlukan penguatan peran lembaga pendidikan, tokoh agama, dan pemerintah dalam menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama secara lebih sistematis dan inklusif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Moderasi Beragama, Konteks Budaya Multilultural |
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 201 Mitologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Studi Agama-Agama |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 10:08 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 10:08 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57599 |
