Visum Et Repertum Sebagai Alat Bukti Menurut Perspektif Hukum Pidana Islam (Analisis Pada Putusan Perkara Nomor 9/JN/2023/MS.Aceh)

Qodri Rezeki, 210104038 (2026) Visum Et Repertum Sebagai Alat Bukti Menurut Perspektif Hukum Pidana Islam (Analisis Pada Putusan Perkara Nomor 9/JN/2023/MS.Aceh). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Visum Et Repertum Sebagai Alat Bukti Menurut Perspektif Hukum Pidana Islam (Analisis Pada Putusan Perkara Nomor 9/JN/2023/MS.Aceh)] Text (Visum Et Repertum Sebagai Alat Bukti Menurut Perspektif Hukum Pidana Islam (Analisis Pada Putusan Perkara Nomor 9/JN/2023/MS.Aceh))
210104038.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Visum et Repertum memiliki peran penting dalam mengungkap kebenaran materil dari kasus tindak pidana pada putusan perkara Mahkamah Syar‟iyah Aceh Nomor 9/Jn/2023/Ms.Aceh hingga hakim menvonis terdakwa bersalah melakukan pemerkosaan. Sementara pada sidang tingkat pertama, hakim memvonis terdakwa dengan hukuman uqubat cambuk. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana kedudukan Visum et Repertum sebagai alat bukti pada putusan perkara Nomor 9/Jn/2023/Ms.Aceh serta bagaimana putusan tersebut menurut perspektif hukum pidana Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Data primer yaitu putusan perkara Nomor 9/Jn/2023/Ms.Aceh, sedangkan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan, pertama kedudukan Visum Et Repertum perkara Nomor 9/JN/2023/MS.Aceh menjadi petimbangan Mejelis Hakim Mahkamah Syar‟iyah Aceh dalam memutuskan perkara selain keterangan saksi, pengakuan korban dan manipulasi data identitas chek in hotel. Hasil Visum Et Repertum sebagai salah satu alat bukti yang menguatkan keyakinan Majelis Hakim dalam memvonis bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan jarimah pemerkosaan terhadap anak. Hal tersebut berbeda dengan vonis hakim pada sidang di tingkat pertama di Mahkamah Syar‟iyah Banda Aceh, bahwa terdakwa divonis dengan hukuman uqubat cambuk karena dianggap terdakwa dan korban melakukan perbuatan tersebut atas suka sama suka. Kedua, kedudukan Visum et Repertum dalam putusan Nomor 9/JN/2023/MS.Aceh telah sesuai hukum pidana Islam. Visum et Repertum sebagai penerapan ijtihad untuk petunjuk bagi hakim untuk mendapatkan kebenaran yang sebenar-benarnya dan juga mendapatkan keadilan, dan alat bukti Visum et Repertum dapat diqiyaskan sebagai alat bukti Qarinah yang merupakan petunjuk mengenai perbuatan terdakwa terhadap korban.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Visum et Repertum, Alat Bukti, Hukum Islam
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.5 Hukum Pidana Islam (Jinayat)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Pidana Islam
Date Deposited: 04 Jun 2026 10:10
Last Modified: 04 Jun 2026 10:10
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57617

Actions (login required)

View Item
View Item