Strategi Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh dalam Penanganan Kasus Maladministrasi

Shafa Sofia, 160802137 (2021) Strategi Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh dalam Penanganan Kasus Maladministrasi. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Strategi Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh dalam Penanganan Kasus Maladministrasi] Text (Strategi Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh dalam Penanganan Kasus Maladministrasi)
160802137.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (8MB)

Abstract

Fenomena pelayanan publik oleh birokrasi pemerintah sarat dengan permasalahan, diantaranya prosedur pelayanan yang bertele-tele, ketidakpastian waktu dan harga sehingga menyebabkan pelayanan menjadi sulit dijangkau secara wajar oleh masyarakat. Ombusman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Aceh sebagai lembaga independen pemerintah yang dibentuk dengan tujuan mendorong terciptanya good governance, memiliki 2 tugas utama yaitu penyelesaian laporan dan pencegahan maladministrasi. Ombudsman RI Perwakilan Aceh telah menerima sebanyak 1.380 laporan masyarakat yang diterima dengan berbagai kasus pelayanan publik sejak 2013 hingga 2020. Dalam menjalankan tugasnya tentu Ombudsman RI Perwakilan Aceh membutuhkan strategi-strategi dalam penyelesaian pengaduan dan peningkatan mutu pelayanan publik yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Ombudsman RI Perwakilan Aceh dalam penanganan kasus maladministrasi dan apa saja faktor pendukung dan penghambat Ombudsman RI Perwakilan Aceh dalam penanganan kasus maladministrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan formulasi strategi yang dijalankan berupa pencegahan maladministrasi, berupa deteksi, analisis, dan perlakuan saran. Sedangkan strategi dalam penyelesaian laporan maladministrasi berupa klarifikasi, koordinasi, mediasi, konsiliasi, dan propartif. Implemntasi strategi mengikuti strategi pusat, namun dalam penyelenggaraannya dibolehkan menyesuaikan dengan karakter dan kearifan lokal disetiap daerah perwakilan. Kemudian faktor pendukung Ombudsman RI perwakilan Aceh dalam penanganan kasus maladministrasi yaitu adanya Undang-Undang yang mengatur tentang tugas, fungsi, dan wewenang (internal) , dan banyaknya laporan pengaduan terhadap maladministrasi pada tahun 2019 dan 2020 menunjukkan ‎bahwa pelayanan publik yang diberikan oleh penyelenggara belum merata dan adil (eksternal). Penelitian ini menyimpulkan Ombudsman RI perwakilan Aceh memiliki strategi yang cukup baik dalam penyelesaian laporan masyarakat dan pencegahan maladministrasi dan dalam penerapannya dijumpai beberapa faktor penghambat dan ‎pendukung. ‎Kata Kunci: Strategi Ombusman, penyelesaian laporan, pencegahan maladministrasi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): strategi Ombusman, penyelesaian laporan, pencegahan maladministrasi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Administrasi Negara
Date Deposited: 04 Jun 2026 10:25
Last Modified: 04 Jun 2026 10:25
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57670

Actions (login required)

View Item
View Item