Resiliensi Pecandu Narkoba Pasca Rehabilitasi (Studi di IPWL Yayasan Kayyis Ahsana Aceh)

Firly Mastura, 200404018 (2024) Resiliensi Pecandu Narkoba Pasca Rehabilitasi (Studi di IPWL Yayasan Kayyis Ahsana Aceh). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Resiliensi Pecandu Narkoba Pasca Rehabilitasi (Studi di IPWL Yayasan Kayyis Ahsana Aceh)] Text (Resiliensi Pecandu Narkoba Pasca Rehabilitasi (Studi di IPWL Yayasan Kayyis Ahsana Aceh))
200404018.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Resiliensi terhadap narkoba merujuk pada kemampuan individu, terutama mereka yang pernah mengalami ketergantungan pada narkoba, untuk bertahan, beradaptasi, dan pulih dari pengaruh negatif penggunaan narkoba. Individu yang memiliki resiliensi yang tinggi cenderung lebih mampu untuk mengatasi godaan atau situasi yang berisiko tinggi, menjaga keseimbangan emosional, dan tetap berkomitmen pada jalur pemulihan mereka. Salah satu pusat rehabilitasi yang fokus tertahap pemulihan Napza bagi pecandu narkoba ialah Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Yayasan Kayyis Ahsana Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji indikator resiliensi mempengaruhi pecandu narkoba pasca rehabilitasi dan faktor- faktor yang mendukung dan menghambat resiliensi para pecandu narkoba setelah menjalani proses rehabilitasi di IPWL Kayyis Ahsana Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitial n etnografi. Pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap residen, konselor dan program manager. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator resiliensi pecandu narkoba di IPWL Kayyis Ahsana Aceh adalah regulasi emosi, optimisme, control implus, self efficacy, casual analysis, empati, dan reaching out. Faktor pendukung dan penghambat resiliensi ialah dukungan sosial, motivasi internal, dan keterlibatan dalam aktivitas positif. Di sisi lain, stigma sosial dan kurangnya akses terhadap dukungan berkelanjutan menjadi hambatan bagi para mantan pecandu untuk tetap berada pada jalur pemulihan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Control Implus, Self Efficacy, Casual Analysis, Reaching Out.
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Pengembangan Masyarakat Islam
Date Deposited: 04 Jun 2026 10:25
Last Modified: 04 Jun 2026 10:25
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57672

Actions (login required)

View Item
View Item