Analisis Problematika Penerapan Prinsip Tawazun (Keseimbangan Dalam Bermuamalah) dalam Sistem Penetapan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) Pada Samsat Kota Banda Aceh

Wilda Ronlahanta, 210102242 (2026) Analisis Problematika Penerapan Prinsip Tawazun (Keseimbangan Dalam Bermuamalah) dalam Sistem Penetapan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) Pada Samsat Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Analisis Problematika Penerapan Prinsip Tawazun (Keseimbangan Dalam Bermuamalah) dalam Sistem Penetapan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) Pada Samsat Kota Banda Aceh] Text (Analisis Problematika Penerapan Prinsip Tawazun (Keseimbangan Dalam Bermuamalah) dalam Sistem Penetapan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) Pada Samsat Kota Banda Aceh)
210102242.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) merupakan program asuransi sosial wajib yang dikutip melalui Samsat untuk memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas. Implementasi SWDKLLJ dengan sistem konvensional di Aceh menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan prinsip Tawazun, yaitu konsep keseimbangan dalam Islam yang mengajarkan keadilan antara hak dan kewajiban. Pada penelitian ini terdapat beberapa rumusan masalah yakni pertama, bagaimana prosedur pengutipan dana SWDKLLJ pada Samsat Kota Banda Aceh, kedua, bagaimana kesesuaian penetapan SWDKLLJ pada Samsat Kota Banda Aceh dengan prinsip tawazun, ketiga, bagaimana tantangan dalam mengharmonisasikan sistem penetapan SWDKLLJ yang bersifat konvensional dengan lingkungan masyarakat Aceh yang menjalankan prinsip-prinsip muamalah. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris. Hasil menunjukkan prosedur pengutipan SWDKLLJ terintegrasi dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui sembilan tahapan yang tertib dan transparan. Penetapan SWDKLLJ belum sepenuhnya menerapkan prinsip Tawazun karena perbedaan konsep akad antara asuransi sosial wajib dengan akad Tabarru' yang sukarela dalam syariah, meski sistem tarif proporsional menunjukkan upaya keadilan distributif. Tantangan harmonisasi meliputi kebutuhan perubahan undang-undang nasional dan kompleksitas sistem ganda. Implementasi SWDKLLJ berjalan baik dengan proses klaim mudah dan cepat, serta mendapat rekomendasi DSN-MUI karena tujuan sosialnya sejalan dengan nilai-nilai Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Tawazun, SWDKLLJ, Dan Muamalah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Date Deposited: 04 Jun 2026 10:27
Last Modified: 04 Jun 2026 10:27
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57685

Actions (login required)

View Item
View Item