Tradisi Pembacaan Surah Al-Waqi'ah di Kalangan Santri Dayah Darul Muta'allimin Blang Bintang Aceh Besar

[error in script]

[thumbnail of Tradisi Pembacaan Surah Al-Waqi'ah di Kalangan Santri Dayah Darul Muta'allimin Blang Bintang Aceh Besar] [error in script]
Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tradisi pembacaan surah al- Wa̅qi’ah di dayah darul muta’alimin yang diamalkan kepada seluruh santri setiap hari setelah salat dhuha dan ada hari tertentu dibaca menjelang salat maghrib seperti Senin, Rabu, dan Sabtu. Tradisi ini dipandang berkaitan dengan tingkah laku dan pemahaman agama terhadap kelancaran rezeki. Oleh sebab itu adanya penelitian ini untuk mengungkapkan bagaimana praktik dan makna tradisi pembacaan surah al-Wa̅qi’ah serta mengungkap apa yang mendasari tradisi pembacaan surah al-Wa̅qi’ah di dayah darul muta’allimin. Penelitian ini adalah riset lapangan dengan menggunakan pendekatan antropologis karena penulis ingin mengungkapkan wujud praktek keagamaan yang tumbuh dan berkembang di dayah sebagai salah satu upaya memahami agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembacaan surah al- Wa̅qi’ah diawali dengan membaca ta’awuz, bertawasul kepada Nabi Muhammad saw dan kepada yang mengijazahkan bacaan ini yang dipimpin oleh pengurus ataupun guru yang lain, ditutup dengan pembacaan asma’ul husna dan do’a. Sedangkan makna tradisi pembacaan surah al-Wa̅qi’ah di dayah tersebut terbagi tiga, pertama; makna objektif berupa peraturan yang ditetapkan sejak lama, tujuannya agar pengurus dayah memiliki cara tersendiri untuk menjadikan para santri menjadi orang alim dan berilmu juga selalu berinteraksi dengan Alquran setiap harinya, serta ikhtiar santri untuk mendo’akan kelancaran rezeki untuk kedua orang tuanya. Kedua; makna ekspresif terbagi menjadi tiga; pandangan santri berupa pengamalan tradisi ini, memudahkan rezeki dalam keseharian juga mendapat ketenangan tersendiri. Namun sebagian santri belum merasakan perubahan tersebut secara nyata. Pandangan pengurus terkait kegiatan ini adanya keberlangsungan kegiatan ini dengan khidmat dan tertib. Sedangkan pandangan pengasuh berupa keberhasilan dalam menjaga tradisi di dayah melalui santri dan pengurus. Ketiga, makna dokumenter berupa amaliyah yang diwajibkan lalu menjadi tradisi yang tidak disadari oleh para santri, sehingga menjadikan santri lebih disiplin, sehingga dari keterpaksaan menjadi sebuah kebiasaan yang tidak disadari. Pembacaan surah al-Wa̅qi’ah di dayah darul muta’alimin dilaksanakan atas dasar pemahaman pengasuh dalam mewajibkan pembacaan surah al-Wa̅qi’ah semata-mata untuk ibadah juga membiasakan santri di setiap usahanya selalu dibarengi dengan do’a.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Tradisi, Pembacaan Surah Al-Waqi'ah, Santri Dayah
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Date Deposited: 04 Jun 2026 10:28
Last Modified: 04 Jun 2026 10:28
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57698

Actions (login required)

View Item
View Item