Pemaknaan Kata Shadaqah Dalam Al-Qur’an Surah at-Taubah Ayat 103 (Studi Komperatif Tafsir Ruh Al-Ma’ani dan tafsir Al-Mishbah)

Maida Siswani, 210303044 (2026) Pemaknaan Kata Shadaqah Dalam Al-Qur’an Surah at-Taubah Ayat 103 (Studi Komperatif Tafsir Ruh Al-Ma’ani dan tafsir Al-Mishbah). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membahas tentang pemaknaan kata Shadaqah dalam QS. At-Taubah ayat 103] Text (membahas tentang pemaknaan kata Shadaqah dalam QS. At-Taubah ayat 103)
SKRIPSI MAIDA SISWANI FULL BAB.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Di dalam Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 103 terdapat lafaz Shadaqah yang artinya zakat, apakah maksud Shadaqah di sini wajib karna artinya zakat, apakah memang Shadaqah yang diberikan secara suka rela. Maka peneliti mengali hal ini dengan menarik dua mufassir yang berbeda pendapat, yaitu tafsir Ruh al-Ma’ani dan tafsir Al-Mishbah. Permasalah skripsi ini meliputi: 1). Bagaimana pemaknaan kata shadaqah dalam Al-Qur’an surah at-Taubah ayat 103 menurut tafsir Ruh Al-Ma’ani dan tafsir Al-Mishbah? 2). Bagaimana metode penafsiran yang digunakan tafsir Ruh Al-Ma’ani dan tafsir Al-Mishbah dalam menafsirkan kata shadaqah QS. at-Taubah ayat 103? 3). Apa faktor yang menyebabkan perbedaan penafsiran Ruh Al-Ma’ani dan tafsir Al-Mishbah tentang pemaknaan kata shadaqah. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan makna kata shadaqah dengan arti zakat Menurut M. Quraish Shihab dan Imam Al-Alusi, dalam surah at-Taubah ayat 103.Penelitian ini menggunakan metode Muqaran, dan jenis penelitian ini tergolong studi kepustakaan dengan mencari sumber literatur. pada penelitian ini penulis menarik dua mufassir untuk membandingan terkait pemaknaan kata Shadaqah dalam Al-Qur’an surah At-Taubah ayat 103. Hasil penelitian ini menyimpulkan, pertama: mengenai pemaknaan kata Shadaqah Persamaan makna Shadaqah menurut Imam Al-Alusi dan M.Quraish Shihab pada kata Shadaqah yang artinya zakat itu sama-sama bertujuan untuk membersihkan diridari dosa-dosa dan untuk meminta ampunan atau untuk bertaubat. Pada kitab tafsir Ruh Al-Ma’ani Shadaqah yang dimaksud dalam ayat ini bukan menunjukan kepada wajib melainkan sebagai kafarat yaitu tindakan penebusan dosa yang wajib dilakukan sebagai ganti atas kesalahan atau pelanggaran yang sengaja dilakukan dalam Islam. Pada kitab tafsir Al-Mishbah dijelaskan bahwa ada beberapa ulama yang menganggap perintah ayat ini sebagai perintah yang wajib, yaitu kata Shadaqah ini menunjukan wajibnya menunaikan zakat, sebagai menyucikan diri dari dosa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.3 Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Maida Siswani
Date Deposited: 08 Jun 2026 04:19
Last Modified: 08 Jun 2026 04:19
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57739

Actions (login required)

View Item
View Item