Mufirati Akram, 220714015 (2026) Rancang Bangun Alat Monitoring dengan Filtrasi Karbon Biobriket Berbasis Internet of Things (IoT). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
Tugas Akhir_Mufirati Akram_FST_TF.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB)
Abstract
Penurunan kualitas udara di ruang tertutup akibat aktivitas pembakaran dan sumber polutan lainnya memerlukan sistem yang mampu melakukan pemantauan dan pengendalian secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem monitoring dan filtrasi udara berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan karbon biobriket sebagai media filtrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahap perancangan sistem, pembuatan prototipe, kalibrasi sensor, serta pengujian kinerja sistem. Sistem dikembangkan menggunakan sensor gas MQ-135, mikrokontroler ESP32, kipas filtrasi, dan media karbon biobriket. Data hasil pengukuran ditampilkan secara real-time melalui layar Organic Light-Emitting Diode (OLED) dan aplikasi Blynk. Pengujian dilakukan pada dua kondisi, yaitu filtrasi aktif dan filtrasi tidak aktif, menggunakan udara lingkungan serta beberapa sumber asap, meliputi asap korek api gas, obat nyamuk bakar, dan pembakaran kertas. Pada pengujian udara lingkungan, kondisi filtrasi aktif dilakukan dengan memanfaatkan media karbon biobriket dan aliran udara dari kipas, sedangkan filtrasi tidak aktif dilakukan tanpa aliran udara aktif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kondisi filtrasi aktif menghasilkan nilai rata-rata pembacaan sebesar 292,1 ppm, sedangkan filtrasi tidak aktif sebesar 223,5 ppm, dengan selisih 68,6 ppm yang dipengaruhi oleh respon sensor terhadap aliran udara. Pada pengujian menggunakan berbagai sumber asap, media karbon biobriket digunakan pada kedua kondisi, baik filtrasi aktif maupun filtrasi mati, dengan perbedaan pada keberadaan aliran udara dari kipas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kondisi filtrasi aktif secara konsisten menghasilkan nilai maksimum konsentrasi gas yang lebih rendah dibandingkan filtrasi mati. Pada asap korek api gas, nilai maksimum pada filtrasi mati mencapai hingga 1816 ppm dan menurun pada kisaran 889–1382 ppm pada filtrasi aktif. Pada asap obat nyamuk bakar, nilai maksimum filtrasi mati mencapai hingga 9408 ppm dan menurun menjadi 1057–2546 ppm pada filtrasi aktif. Hasil ini menunjukkan bahwa media karbon biobriket berperan sebagai adsorben gas, sementara aliran udara aktif dari kipas mempercepat penurunan konsentrasi gas selama pengujian.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Internet of Things, ESP32, MQ-135, KarbonBiobriket, Filtrasi Udara |
| Subjects: | 000 Computer Science, Information and System > 005 Computer Programming, Program & Data 600 Technology (Applied Sciences) |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknik Fisika |
| Depositing User: | Mufirati Akram |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 08:06 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 08:06 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57835 |
