Dea Adelya Putri, 220102167 (2026) Analisis Klausul Perjanjian Pembiayaan Bai’ Murâbaḥah pada Baitul Qiradh Al-Mutawakkil Kec. Baiturrahman Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
SKRIPSI LENGKAP DAP.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (3MB)
Abstract
Akad murâbaḥah menurut Fatwa DSN-MUI merupakan akad jual beli dimana penjual menjual suatu barang dengan menyebutkan harga perolehan dan margin keuntungan yang disepakati. Dalam praktik pembiayaan murâbaḥah pada Baitul Qiradh Al-Mutawakkil ditemukan dua pola pelaksanaan, yaitu pembiayaan dengan menggunakan akad wakālah dan pembiayaan melalui penyaluran dana kepada anggota untuk melakukan pembelian barang secara mandiri. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penetapan kontrak dan klausul perjanjian pembiayaan murâbaḥah oleh manajemen Baitul Qiradh Al-Mutawakkil dalam penyaluran pembiayaan kepada anggota, khususnya yang berkaitan dengan penentuan harga dan keuntungan dan bagaimana perlindungan hukum terhadap anggota dalam klausul perjanjian pembiayaan murâbaḥah. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode kualitatif melalui wawancara dan dokumentasi, serta literatur fiqh muamalah dan fatwa DSN-MUI. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrak pembiayaan murâbaḥah pada Baitul Qiradh Al-Mutawakkil dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu pengajuan permohonan, analisis kelayakan, dan penandatanganan akad dengan penetapan harga pokok serta margin keuntungan. Klausul perjanjian memuat ketentuan mengenai tingkat harga dan keuntungan. Namun, masih terdapat ketidaksesuaian antara kontrak dan praktik, khususnya dalam pembelian barang oleh anggota tanpa adanya kejelasan pelaksanaan akad wakālah, sehingga belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip fiqh muamalah dan Fatwa DSN-MUI Nomor 04/DSN-MUI/IV/2000. Perlindungan hukum terhadap anggota telah diatur dalam kontrak pembiayaan, namun belum sepenuhnya optimal karena kontrak bersifat baku, keterlibatan anggota terbatas serta pembagian resiko yang belum seimbang sehingga lebih berorientasi pada kepentingan lembaga dalam sanksi keterlambatan dan angsuran tetap.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.21 Jual Beli (Murabahah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Dea Adelya Putri |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 07:50 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 07:50 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/57921 |
