Peran Tengku Imem Dalam Mediasi Kasus Kawin Lari Di Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues

Yulinar Wilda, 210402036 (2026) Peran Tengku Imem Dalam Mediasi Kasus Kawin Lari Di Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membahas tentang Peran Tengku Imem Dalam Mediasi Kasus Kawin Lari] Text (membahas tentang Peran Tengku Imem Dalam Mediasi Kasus Kawin Lari)
SKRIPSI YULINAR WILDA.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam peran Tengku Imem dalam mediasi kasus kawin lari di Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, yang merupakan fenomena sosial dan adat yang masih sering terjadi di masyarakat Gayo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kawin lari, bentuk peran Tengku Imem dalam proses mediasi, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan mediasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian lapangan (field research). Informan penelitian berjumlah sembilan orang yang terdiri dari 3 Tengku Imem dan 6 pihak keluarga pelaku kawin lari di tiga desa, yaitu Suri Musara, Kenyaran dan Cane Baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi, Analisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kawin lari meliputi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu kurangnya restu orang tua, tidak mempertimbangkan norma, akibat dan rasa takut kehilangan pasangan. faktor eksternalnya yaitu pengaruh lingkungan sosial, faktor ekonomi, perbedaan status sosial, kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak dan pengaruh teman sebaya. Tengku Imem meliputi fungsi sebagai mediator, penasehat agama dan adat, penenang konflik antar keluarga, serta penjaga kehormatan masyarakat. Tengku Imem berupaya menyatukan pihak yang bertikai melalui musyawarah di meunasah, memberikan bimbingan rohani, dan menegakkan prinsip adat serta syariat Islam. Tantangan yang dihadapi antara lain ada faktor internal dan eksternal. faktor intenalnya yaitu keterbatasan pemahaman dan kemampuan yang dimiliki oleh Tengku Imem dalam menangani. Faktor externalnya, perbedaan pandangan antar keluarga, emosi masyarakat yang sulit dikendalikan, serta keterbatasan koordinasi dengan aparat gampong.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 301 Sosiologi dan antropologi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Yulinar Wilda
Date Deposited: 29 Jun 2026 07:59
Last Modified: 03 Jul 2026 07:25
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58088

Actions (login required)

View Item
View Item