Mohd Zul Aiman Bin Darman, 220302010 (2025) Ritual Keagamaan Dalam Tradisi Tujuh Likul Pada Kaum Bajau Di Kampung Look Sisarah, Semporna, Sabah. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
Skripsi Zul latest.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji ritual Tujuh Likul dalam masyarakat Bajau di Kampung Look Sisarah, Semporna, Sabah dengan menitikberatkan pada bentuk pelaksanaan, makna simbolik, serta unsur sinkretisme antara adat tradisional dan ajaran Islam. Ritual Tujuh Likul dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap arwah selama tujuh hari setelah kematian dan hingga kini masih dipraktikkan secara konsisten oleh masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi langsung terhadap prosesi ritual, serta pengumpulan data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual Tujuh Likul tidak hanya merupakan tradisi adat, tetapi juga mengandung unsur keagamaan Islam, seperti pembacaan doa, tahlil, dan praktik sedekah makanan. Unsur-unsur tradisional yang tetap dipertahankan, termasuk penyediaan hidangan tertentu dan simbol penghormatan kepada arwah, dipahami oleh masyarakat sebagai wujud kebersamaan dan solidaritas sosial, bukan sebagai praktik kepercayaan animistik. Penelitian ini membuktikan bahwa sinkretisme antara agama dan adat dalam ritual Tujuh Likul berlangsung secara harmonis serta berperan penting dalam mempertahankan identitas budaya dan keagamaan masyarakat Bajau di tengah arus perubahan sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.9 Adat Istiadat |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Studi Agama-Agama |
| Depositing User: | Mohd Zul Aiman Bin Darman |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 03:13 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 03:13 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58098 |
