Pemahaman Masyarakat Terhadap Nilai-nilai Sakinah Mawaddah Warahmah dalam Surah Al-Rum ayat 21 Pada Tradisi Berguru

Tiara Simahbengi, 220303106 (2026) Pemahaman Masyarakat Terhadap Nilai-nilai Sakinah Mawaddah Warahmah dalam Surah Al-Rum ayat 21 Pada Tradisi Berguru. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Nilai-nilai sakinah, mawaddah dan warahmah dalam tradisi berguru] Text (Nilai-nilai sakinah, mawaddah dan warahmah dalam tradisi berguru)
file skripsi repostoryy.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (19MB)

Abstract

Tradisi berguru merupakan salah satu prosesi adat masyarakat Gayo yang dilaksanakan sebelum akad nikah dan berfungsi sebagai media penyampaian nasihat serta pembinaan kehidupan rumahtangga. Terdapat nilai-nilai yang disampaikan dalam praktik tradisi berguru berkaitan dengan ajaran Al-Qur'an tentang sakinah, mawaddah, dan rahmah sebagaimana termuat dalam QS. al-Rūm ayat 21. Perubahan sosial serta penggunaan bahasa adat yang bersifat simbolik menyebabkan pemahaman masyarakat terutama generasi muda terhadap pesan-pesan adat menjadi beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi berguru, memahami nilai sakinah, mawaddah, dan rahmah yang terkandung di dalamnya, serta mengungkap relevansinya dengan ajaran Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode living Qur'an dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi berguru dilaksanakan dengan melibatkan calon pengantin, keluarga, dan unsur sarak opat. Penyampaian nasihat atau pesan keagamaan yang berkaitan dengan kehidupan berumah tangga Islami dilakukan oleh imam kampung atau tokoh adat yang ditunjuk oleh reje melalui mekanisme adat. Pesan disampaikan secara lisan menggunakan bahasa adat (melengkan) yang berisi ajaran tentang kewajiban suami istri, tanggung jawab spiritual, adab berumah tangga, serta etika sosial. Nilai-nilai tersebut menunjukkan relevansi dengan QS. al-Rüm ayat21 dan mencerminkan aktualisasi ajaran Al-Qur'an dalam praktik adat masyarakat Gayo yang menegaskan tujuan pernikahan untuk mewujudkan ketenteraman, cinta, dan kasih sayang. Pemaknaan terhadap pesan adat menunjukkan variasi, khususnya pada generasi muda, yang dipengaruhi oleh penggunaan bahasa simbolik dan perubahan sosial. Meskipun demikian, tradisi berguru tetap relevan sebagai media penanaman nilai sakinah, mawaddah, dan warahmah, namun memerlukan penguatan pola penyampaian agar lebih mudah dipahami dan diamalkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.3 Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Tiara Simahbengi
Date Deposited: 01 Jul 2026 05:30
Last Modified: 01 Jul 2026 05:30
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58169

Actions (login required)

View Item
View Item