Peran Aparatur Desa Dalam Penanggulangan Pernikahan Dini (Studi Deskriptif Di Desa Suka Damai Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar)

Dike Elmedaniati, 220402039 (2026) Peran Aparatur Desa Dalam Penanggulangan Pernikahan Dini (Studi Deskriptif Di Desa Suka Damai Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membahas tentang Peran Aparatur Desa Dalam Penanggulangan Pernikahan Dini] Text (membahas tentang Peran Aparatur Desa Dalam Penanggulangan Pernikahan Dini)
organized (25).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (6MB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui peranan aparatur Desa dalam penanggulangan pernikahan dini di Desa Suka Damai Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar serta mengetahui berbagai faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pernikahan dini di daerah tersebut. Fenomena pernikahan dini masih banyak ditemukan dan menimbulkan berbagai sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan reproduksi remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan cara yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pasangan pernikahan dini, aparatur desa, dan masyarakat setempat yang dipilih secara purposive sampling dengan jumlah informan total sebanyak 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran aparatur desa dalam penanggulangan pernikahan dini masih belum optimal. Hal ini terlihat dari kurangnya sosialisasi yang dilakukan secara rutin, minimnya pendampingan terhadap remaja, serta lemahnya koordinasi dengan lembaga terkait dalam upaya pencegahan pernikahan dini. Adapun faktor utama penyebab terjadinya pernikahan dini meliputi faktor ekonomi keluarga, tekanan sosial budaya, rendahnya tingkat pendidikan, dan kekhawatiran orang tua terhadap pergaulan remaja. Dampak yang ditimbulkan dari pernikahan dini di antaranya putus sekolah, ketidakstabilan ekonomi keluarga, konflik rumah tangga, hingga risiko besar akan kesehatan reproduksi pada perempuan akibat pernikahan dini. Kesimpulan menunjukkan bahwa praktik pernikahan dini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu tetapi adanya kondisi sosial budaya dari masyarakat setempat. Harus adanya peran aktif dari aparatur Desa, keluarga, dan lembaga terkait dalam upaya peningkatan edukasi, pendampingan remaja serta pencegahan pernikahan dini di kalangan masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi)
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Dike Elmedaniati
Date Deposited: 30 Jun 2026 09:26
Last Modified: 30 Jun 2026 09:26
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58194

Actions (login required)

View Item
View Item