Umat Islam Melayu Patani dan Resolusi Konflik Studi: Kasus Peran Tuan Guru Haji Sulong

Mr. Saheed Hawee, 190801068 (2026) Umat Islam Melayu Patani dan Resolusi Konflik Studi: Kasus Peran Tuan Guru Haji Sulong. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Membahas tentang umat Islam Melayu Patani dan resolusi konflik] Text (Membahas tentang umat Islam Melayu Patani dan resolusi konflik)
saheed_watermark.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji biografi intelektual Syaikh Haji Sulong (1895-1954) melalui perannya dalam jaringan keilmuan ulama Melayu lintas Selat, terutama dalam penguatan identitas Islam Melayu dan respons terhadap tekanan politik negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan kepustakaan yang bersumber dari buku, artikel ilmiah, skripsi, dan dokumen sejarah yang relevan dengan sejarah Patani, ulama Melayu, dan dinamika sosial-keislaman di Thailand selatan. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan, klasifikasi, dan interpretasi literatur dengan pendekatan historis-analitis untuk menelusuri proses pembentukan intelektual, jaringan keilmuan, serta praksis dakwah dan pendidikan Haji Sulong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan keulamaan Syaikh Haji Sulong dipengaruhi secara signifikan oleh lingkungan keluarga ulama, tradisi pendidikan pondok Patani, serta pengalaman intelektual transnasional di Haramain. Ketiga unsur tersebut disintesiskan dalam aktivitas dakwah, pengajaran, dan pembaruan pendidikan Islam melalui pendirian madrasah modern yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum. Jaringan keilmuan yang dimilikinya tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi ilmu keislaman, tetapi juga sebagai basis legitimasi sosial, kepemimpinan moral, dan advokasi kultural dalam menghadapi marginalisasi politik terhadap masyarakat Muslim Melayu Patani. Haji Sulong tampil sebagai figur sentral dalam jaringan ulama Melayu lintas Selat sekaligus simbol perlawanan intelektual berbasis keilmuan yang menegaskan peran ulama sebagai agen transformasi sosial dan penjaga identitas kolektif umat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 320 Political and Government Science (Ilmu Politik dan Pemerintahan)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Politik
Depositing User: Mr. Saheed Hawee
Date Deposited: 03 Jul 2026 08:09
Last Modified: 03 Jul 2026 08:11
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58328

Actions (login required)

View Item
View Item