Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di MAN 4 Aceh Besar

Muhammad Suhdi Nasution, 220201011 (2026) Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di MAN 4 Aceh Besar. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Membahas tentang Broken Home, Motivasi Belajar, Peran Guru Madrasah] Text (Membahas tentang Broken Home, Motivasi Belajar, Peran Guru Madrasah)
SKRIPSI DAMPAK KELUARGA BROKEN HOME TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MAN 4 ACEH BESAR (1).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena keluarga broken home yang dapat memberikan dampak terhadap perkembangan motivasi belajar siswa. Perceraian orang tua serta konflik dalam keluarga sering kali menimbulkan berbagai permasalahan psikologis pada anak, seperti perasaan sedih, kehilangan perhatian, kurangnya kasih sayang, dan menurunnya semangat belajar. Namun, pada beberapa kasus, kondisi tersebut juga dapat menjadi dorongan bagi siswa untuk lebih giat belajar dan membuktikan kemampuan dirinya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kondisi keluarga broken home terhadap motivasi belajar siswa di MAN 4 Aceh Besar serta mengetahui peran guru dalam membentuk karakter dan meningkatkan motivasi belajar siswa yang berasal dari keluarga broken home. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari empat siswa MAN 4 Aceh Besar yang berasal dari keluarga broken home. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai pengalaman siswa yang menjadi subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi keluarga broken home memberikan pengaruh yang berbeda-beda terhadap motivasi belajar siswa. Sebagian siswa merasakan dampak negatif berupa kesedihan, kehilangan sosok ayah, berkurangnya perhatian dan kasih sayang orang tua, menurunnya konsentrasi belajar, serta berkurangnya semangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Kondisi tersebut muncul karena adanya konflik keluarga, perceraian orang tua, kurangnya komunikasi, serta minimnya pendampingan dalam pendidikan. Akan tetapi, sebagian siswa lainnya justru menjadikan kondisi keluarga yang mereka alami sebagai motivasi untuk belajar lebih giat, meraih prestasi, dan membuktikan bahwa mereka mampu mencapai cita- cita meskipun berasal dari keluarga yang tidak utuh. Selain berpengaruh terhadap motivasi belajar, kondisi keluarga broken home juga memengaruhi pembentukan karakter siswa. Beberapa siswa menjadi lebih tertutup dan cenderung memendam masalah yang dihadapi. Namun, terdapat pula siswa yang menunjukkan karakter positif seperti kemandirian, ketangguhan, tanggung jawab, serta kemampuan untuk bangkit dan beradaptasi dengan keadaan yang mereka alami.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.3 Pendidikan > 2X7.33 Tingkat Tsanawiyah dan Aliyah > 2X7.332 Aliyah
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan)
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Muhammad Suhdi Nasution
Date Deposited: 10 Jul 2026 03:49
Last Modified: 10 Jul 2026 03:56
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58441

Actions (login required)

View Item
View Item